BATAM (gokepri) — Pemerintah Kota Batam mengerahkan alat berat berupa satu beko dan lima lori (truk bak) untuk membantu pencarian dan evakuasi korban tanah longsor di Perumahan Tiban Koperasi, Senin 13 Januari 2025.
Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam, Anton, menjelaskan pengerahan alat berat ini diperlukan untuk mencari korban yang tertimbun material longsor. “Beko dikerahkan sejak pukul 09.00 tadi, dibantu lima lori,” katanya. Saat berita ini diturunkan, pencarian dua korban yang masih tertimbun terus berlangsung.
Camat Sekupang, Kamarul Azmi, menjelaskan sembilan warga menjadi korban longsor yang berdampak pada lima rumah. Dari jumlah itu, lima warga dari tiga rumah berhasil diselamatkan dan dievakuasi pada malam kejadian.
Sementara empat warga dari dua rumah yang rusak berat tertimbun longsor. Dua dari empat korban yang tertimbun ditemukan pada pukul 06.00 dan dibawa ke Rumah Sakit Otoritas Batam. “Jadi, lima warga selamat pada malam kejadian, dua ditemukan meninggal pagi tadi dan sudah dibawa ke rumah sakit,” kata Azmi.
Pencarian korban yang masih tertimbun terus berlanjut dengan pengerahan alat berat untuk menyingkirkan material longsor berupa tanah dan puing rumah. Menurut Azmi, longsor terjadi di tebing setinggi 30 meter akibat curah hujan tinggi sejak Jumat, 10 Januari, hingga Senin.
Ia menambahkan, ini merupakan kejadian longsor pertama di lokasi tersebut. “Pemukiman Tiban Koperasi ini sudah lama, tapi baru pertama kali terjadi longsor,” ujarnya. ANTARA
Baca Juga:
Duka di Tiban, Amsakar Instruksikan Penanganan Korban Longsor dan Mitigasi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








