BATAM (gokepri) – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memutasi sejumlah pejabat utama Polda Kepulauan Riau (Kepri). Mutasi ini dilakukan dalam rangka promosi jabatan dan penyegaran personel.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kepri Komisaris Besar Polisi Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, 18 pejabat utama dimutasi berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2776/XII/KEP./2024 dan ST/2777/XII/KEP./2024 tertanggal 29 Desember 2024. Surat telegram tersebut ditandatangani Inspektur Pengawasan Umum Polri Komisaris Jenderal Dedi Prasetyo atas nama Kapolri.
“Mutasi jabatan merupakan proses biasa di lingkungan Polri sebagai bentuk penyegaran dan pembinaan karier,” kata Pandra di Batam, Senin 30 Desember 2024.
Berikut daftar 18 pejabat utama Polda Kepri yang dimutasi:
- Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Kepri Komisaris Besar Danang Beny Kuspirandono dimutasi menjadi Analis Kebijakan Madya Watpers SSDM Polri untuk mengikuti pendidikan Sespimti. Posisinya digantikan Komisaris Besar Taovik Ibnu Subarka, sebelumnya Karo SDM Polda Maluku Utara.
- Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Kepri Komisaris Besar Dony Alexander diangkat menjadi Kasubdit III Ditipidum Bareskrim Polri. Posisinya digantikan Komisaris Besar Ade Mulyana, sebelumnya Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda Banten.
- Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Kepri Komisaris Besar Putu Yudha Prawira diangkat menjadi Direktur Reserse Narkoba Polda Riau. Posisinya digantikan Ajun Komisaris Besar Silverster Mangombo Marusaha Simamora, sebelumnya Kepala Bagian Pembinaan Karier (Kabagbinkar) Biro SDM Polda Metro Jaya.
- Direktur Polisi Air dan Udara (Dirpolairud) Polda Kepri Komisaris Besar Trisno Eko Santoso dimutasi menjadi Dirpolairud Polda Bengkulu. Posisinya digantikan Komisaris Besar Handono Subiakto, sebelumnya Dirpolairud Polda Kalimantan Tengah.
- Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Tanjungpinang Komisaris Besar Budi Santosa dimutasi menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri untuk mengikuti pendidikan. Posisinya digantikan Ajun Komisaris Besar Hamam Wahyudi, sebelumnya Kepala Subbagian Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Umum Bagian Lembaga Pendidikan Rodalpers SSDM Polri.
- Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadirreskrimum) Polda Kepri Ajun Komisaris Besar Ary Baroto dimutasi menjadi Kepala Sekolah Polisi Negara (Ka SPN) Polda Kepri.
- Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bintan Ajun Komisaris Besar Riky Iswoyo dimutasi menjadi Kepala Bagian Pengendalian Personel Biro SDM Polda Kepri. Posisinya digantikan Ajun Komisaris Besar Yunita Stevani, sebelumnya Kepala Subdirektorat 2 Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri.
- Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadirreskrimsus) Polda Kepri Ajun Komisaris Besar Ade Kuncoro Ridwan dimutasi menjadi Dirreskrimsus Polda Riau.
- Wakil Direktur Reserse Narkoba (Wadirnarkoba) Polda Kepri Ajun Komisaris Besar Tidar Wulung Dahono dimutasi menjadi Dirpolairud Polda Kalimantan Utara.
- Kepala Subbidang Pengamanan Internal Bidang Profesi dan Pengamanan (Kasubbidpaminal Bidpropam) Polda Kepri Ajun Komisaris Besar Farouk Oktara diangkat menjadi Kapolres Indragiri Hilir Polda Riau.
- Kepala Bagian Pembinaan Karier (Kabagbinkar) Biro SDM Polda Kepri Ajun Komisaris Besar Agus Suryono Prabowo diangkat menjadi Penata Kebijakan Kapolri Madya Tingkat II Polda Kepri.
Pandra menjelaskan, mutasi dan rotasi ini juga merupakan bagian dari promosi untuk menambah pengalaman tugas. “Kami yakin mutasi ini akan membawa sinergi baru dan kemajuan positif bagi Polri,” ujarnya.
Baca Juga:
Sejumlah Pejabat Polda Kepri dan Polres Jajaran Dimutasi, Ini Nama-Namanya
Ia menambahkan, para pejabat yang dimutasi wajib melaksanakan tugas di jabatan baru paling lambat 14 hari sejak tanggal penetapan surat telegram Kapolri. Ketentuan ini bertujuan memastikan kelancaran tugas dan tanggung jawab di jabatan baru.
“Terima kasih atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan. Kami optimistis dengan pergantian ini, Polda Kepri akan mencapai prestasi yang lebih tinggi,” kata Pandra.
Mabes Polri menerbitkan empat surat telegram Kapolri berisi daftar perwira tinggi, perwira menengah, dan perwira pertama yang dimutasi dan rotasi. Total terdapat 734 personel yang dimutasi, tujuh di antaranya perwira tinggi, 16 polwan, 10 personel mendapat promosi, dan lima personel promosi jabatan kapolres. ANTARA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









