Pangdam I BB Kunjungi Pulau Penyengat, Dorong Pengembangan Wisata

Pangdam I Bukit Barisan
Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Rio Firdianto berkunjung ke Pulau Penyengat, Minggu (22/12/2024). Foto: Diskominfo Tanjungpinang

TANJUNGPINANG (gokepri.com) – Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Rio Firdianto, bersama Ketua Persit KCK PD I BB Galuh Rio Firdianto, melakukan kunjungan kerja ke Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Minggu (22/12/2024).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian tugas perdananya sejak dilantik pada 2 Desember 2024. Mayjen TNI Rio Firdianto adalah lulusan Akmil 1993 dan telah menempuh berbagai pendidikan militer strategis, termasuk Lemhanas pada 2020.

Selama kariernya, ia memegang sejumlah jabatan penting, seperti Komandan Group D Paspampres (2015-2018), Asintel Kas Kogabwilhan II (2019-2020), Dansat Bais TNI (2020-2022), dan Waasintel Kasad (2023-2024).

HBRL

Baca Juga: Kemendikbudristek Serahkan Draf Zonasi Cagar Budaya Pulau Penyengat

Dalam kunjungan tersebut, Mayjen Rio menyerahkan 200 paket sembako kepada warga kurang mampu. Selain itu, ia juga berziarah ke makam para tokoh bersejarah di Pulau Penyengat.

“Kunjungan ini bagian dari silaturahmi dengan Forkopimda di wilayah Kodam I Bukit Barisan,” ujar Mayjen TNI Rio, dikutip dari laman resmi Pemko Tanjungpinang.

Ia juga mengapresiasi kebersihan dan kerapian Pulau Penyengat, serta keramahan warganya. Mayjen Rio mendorong masyarakat setempat untuk terus menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan ramah wisatawan.

“Pulau Penyengat sangat potensial. Saya berharap masyarakat bisa menjaga kebersihan dan memelihara kawasan ini agar menjadi destinasi wisata unggulan,” ungkapnya.

Kehadiran Pangdam disambut oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Danrem 033 Wirapratama, Dandim 0315 Tanjungpinang, dan Pj Wali Kota Tanjungpinang, Andri Rizal.

Pj. Wali Kota Tanjungpinang, Andri Rizal, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pangdam terhadap masyarakat dan pengembangan pariwisata.

“Kunjungan ini menjadi motivasi bagi masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kearifan lokal, sehingga Pulau Penyengat semakin dikenal sebagai destinasi wisata unggulan,” ujar Andri.

Ia juga berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dapat memperkuat posisi Pulau Penyengat sebagai destinasi wisata berdaya saing tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait