JAKARTA (gokepri.com) – Sebanyak 748 Warga Negara Indonesia (WNI) berhasil dievakuasi dan dipulangkan dari Sudan. Evakuasi yang dilakukan Pemerintah Indonesia dilakukan secara bertahap.
Berdasarkan pernyataan di situs Kementerian Luar Negeri disebutkan evakuasi 746 WNi itu dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama pada Kamis 28 April sebanyak 385 WNI dievakuasi.
Kemudian tahap kedua sebanyak 363 WNI dievakuasi dan tiba di Tanah Air pada Sabtu 29 April 2023.
“Pemerintah bergerak cepat untuk memulangkan warga negara Indonesia secara bertahap dari Sudan,” bergitu kata pihak Kementerian Luar Negeri.
WNI yang baru tiba itu diinapkan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur untuk ditangani kementerian atau lembaga terkait, baru kemudian dipulangkan ke daerah asal masing-masing.
“Kementerian Luar Negeri mengucapkan terima kasih kepada seluruh kementerian/lembaga terkait yang telah mendukung upaya evakuasi serta penanganan WNI evacuee di dalam negeri,” tulis pernyataan tersebut.
Konflik bersenjata antara militer Sudan dan paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF) telah berlangsung sejak 15 April.
Situasi itu mengancam kondisi keamanan di Sudan, sehingga Kedutaan Besar RI di Khartoum menetapkan status Siaga II pada 16 April.
Berdasarkan eskalasi konflik di Sudan, KBRI Khartoum kemudian menetapkan status Siaga I pada 20 April.
Dilansir agensi berita Anadolu hingga Sabtu 29 April 2023 korban tewas dalam konflik bersenjata antara militer Sudan dan paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF) sebanyak 528 orang.
Pernyataan dari kementerian itu menyebutkan bahwa 4.599 orang terluka akibat kekerasan di Sudan selama 15-27 April.
Sebanyak 12 dari 18 negara bagian di Sudan telah menjadi ajang pertempuran kedua pihak. Genjatan sempat diberlakukan selama tiga hari, namun kembali meletus pada Sabtu 29 April 2023.
Perbedaan pandangan di antara kedua pihak tentang reformasi militer tela meruncing dalam beberapa bulan belakangan.
Baca Juga: 4 Negara Ini Berpotensi Jadi Lokasi Perang Dunia 3
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: Antara








