2nd NSF Dibuka, Prof Soebroto Sebut Migas adalah Sunrise Industry

Migas sunrise industry
Mantan Menteri Pertambangan dan Energi RI ke-7, Prof. Dr Soebroto saat mengisi sesi Inspiration Talk lewat daring. Foto: gokepri/Andi

MEDAN (gokepri.com) – Northern Sumatra Forum kedua atau 2nd NSF 2022 dibuka, Kamis 27 Oktober 2022. Mantan Menteri Pertambangan RI ke-7, Prof. Dr Soebroto menyebut bahwa industri migas bukan sunset industry.

Kalimat motivasi itu disampaikan Soebroto di penghujung sambutannya, saat menjadi pengisi acara Inspiration Talk.

“Selamat berjuang, industri masih menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dan, industri migas bukanlah sunset industry, tapi sunrise industry,” kata Soebroto yang hadir membakar semangat peserta 2nd NSF 2022 lewat daring.

Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Sumatera Barat, PJ Gubernur Aceh, Wakil Kepala SKK Migas dan Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut membuka resmi secara bersama 2ND Northern Sumatra Forum. Foto: gokepri/Andi

Pria 99 tahun itu juga mengajak SKK Migas, KKKS dan stake holder migas dan masyarakat, untuk tetap bersemangat menuju Indonesia Emas 2045.

“Kepada pemegang kepentingan daerah, pak gubernur, bupati dan walikota untuk bisa mendukung industri migas. Kita dukung mewujudkan target produksi 1 juta barel minyak per hari dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari di 2030,” pesannya.

Meski sudah sepuh, tapi Soebroto masih terlihat penuh semangat.

Senada, Wakil Kepala SKK Migas, Fatar Yani Abdurrahman juga mengajak semua stake holder Migas bersinergi dengan kepala daerah.

“Pekerjaan eksplorasi tidak akan berhasil tanpa dukungan pemerintah pusat dan daerah. Kita butuh kecepatan proses perizinan untuk bisa lakukan eksplorasi,” katanya sambil menoleh ke arah para gubernur, bupati dan walikota yang hadir di ballroom Hotel Adimulia Medan.

Fatar menambahkan, saat ini sedang disiapkan rancangan peraturan presiden untuk mempercepat proses perizinan.

“Mari kita menyamakan persepsi. Kita semua mempunyai tugas masing-masing demi mendukung industri migas untuk pembangunan bangsa,” pesannya.

Fatar juga seiya dengan Soebroto. Ia masih yakin industri migas masih akan menopang ekonomi bangsa.

“Target produksi 1 juta barel minyak per hari dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari di 2030, saya yakin bisa kita capai,” katanya.

“Dulu saat Chevron pertama sekali melakukan eksplorasi di Telaga Said Sumatera Utara, bahkan pernah berhasil produksi lebih dari 1 juta barel. Ayo, kita mulai dari Sumatera Utara untuk mencapai target 2030,” Fatar menambahkan.

Sementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Rikki Rahmat Firdaus mengapresiasi kerja sama yang sudah terjalin baik dengan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS). Ia juga mengajak semua stake holder migas membangun koordinasi, komunikasi dan bersinergi demi merealisasikan target produksi di 2030.

“CEO Forum akan menjadi tempat kita untuk berdiskusi nanti. Terkait soal perizinan, kita akan bahas bersama dengan kepala daerah,” katanya.

Northern Sumatra Forum atau 2nd NSF di Medan, akan berlangsung hingga besok, Jumat 28 Oktober 2022.

Baca Juga: Erick Thohir, 5 Gubernur dan 18 Bupati Hadiri Ajang NSF di Medan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Andi

Pos terkait