20 Sekolah di Batam Jadi Percontohan Sekolah Penggerak

Komunitas Penggerak sekolah penggerak

Batam (gokepri.com) – Walikota Batam, Muhammad Rudi, mendukung program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berupa Sekolah Penggerak. Bahkan, tahun ini, ada 20 sekolah di Kota Batam yang menjadi percontohan.

Rudi menyampaikan komitmennya untuk membuat kebijakan di tingkat daerah dan menyediakan anggaran untuk sekolah dan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mendukung program itu. “Kita berharap program tersebut dapat meningkatkan kompetensi SDM dan layanan pendidikan di Batam,” ujarnya, Senin (16/2/2021).

Sekolah Penggerak adalah upaya untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila. Program ini fokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru).

Program Sekolah Penggerak merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya. Program ini akan mengakselerasi sekolah negeri/swasta di seluruh kondisi sekolah untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju. Pelaksanaan program berlangsung secara bertahap dan terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di Indonesia menjadi Program Sekolah Penggerak.

Adapun program Sekolah Penggerak pada tahun ajaran 2021/2022, program itu akan melibatkan 2.500 satuan pendidikan di 34 provinsi dan 110 kabupaten/kota. Tahun ajaran 2022/2023 akan melibatkan 10 ribu satuan pendidikan di 34 provinsi dan 250 kabupaten/kota.

Tahun ajaran 2023/2024 melibatkan 20 ribu satuan pendidikan di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota selanjutnya sampai 100 persen satuan pendidikan menjadi sekolah penggerak.

Untuk di Kepri, baru Batam yang menerapakan program Sekolah Penggerak. Persetujuan keikutsertaan Batam dalam program ini telah ditandatangani Walikota pada Januari lalu.

Baca juga: Guru Penggerak Bakal Jadi Syarat untuk Kepala Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Hendri Arulan, mengatakan untuk 2021 ini sekolah di Batam menjadi percontohan program Sekolah Penggerak. Adapun sekolah yang menjadi percontohan sebanyak 20 sekolah, terdiri dari dua TK, tujuh SD, lima SMP, empat SMA, dua SLB.

“Mudah-mudahan ini dapat berjalan dengan lancar,” katanya.

Menurut Hendri, ada 51 sekolah yang ikut sosialisasi Sekolah Penggerak. Dalam sosialisasi dipaparkan terkait program, tujuan, hingga menggerakkan sekolah lain agar mampu meningkatkan kualitas pendidikan di masing-masing sekolah.

“Tujuan akhir yang menjadi harapan Mendikbud, semua sekolah menjadi Sekolah Penggerak. Dari jumlah sekolah yang akan menjadi percontohan, akan dilakukan seleksi untuk menerapkan program nasional tersebut di Kota Batam,” katanya. (wan)

BAGIKAN