12 Jam Pasokan Air Bersih di Tiban Terganggu, Warga Ragukan Komitmen PT Moya

moya indonesia batam
Kantor pelayanan SPAM Batam di Batam Center. (foto: BP Batam)

Batam (gokepri.com) – Pelayanan air bersih Kota Batam di bawah PT Moya Indonesia dinilai tak mengalami kemajuan. Di distribusi, air tak mengalir berjam-jam seperti yang terjadi di kawasan Tiban kemarin malam. Di pelayanan keluhan pelanggan, jawaban sering kali tak memuaskan.

Sejumlah warga yang tinggal di kawasan Tiban, Sekupang mempertanyakan komitmen pelayan PT Moya Batam terkait pengelolaan air bersih. Pasalnya air tidak mengalir lebih dari 12 jam dan tidak sesuai dengan jadwal yang ditentukan.

Nita warga Perumahan Taman Sari salah satunya, air di rumahnya mulai tidak mengalir dari sekitar pukul 14.30. Kemudian mati total dan baru mulai mengalir kembali lewat pukul 00.00. Padahal sesuai jadwal seharusnya mengalir pukul 17.00.

“Saya memang baca pengumuman di Instagram katanya ada pekerjaan penyempurnaan perbaikan katup air di IPA Sei Ladi. Sehingga dampaknya suplai air di Tiban terganggu dari jam 14.00 hingga 17.00,” kata Nita, Kamis (8/4/2021).

Awalnya pihaknya bisa memaklumi pekerjaan tersebut dan menyambut baik informasi yang diberikan PT Moya Batam kepada pelanggannya. Namun kenyataan yang terjadi, ternyata air tidak mengalir sesuai yang dijadwalkan.

Padahal warga hanya menampung air secukupnya dengan perkiraan waktu yang telah ditentukan oleh PT Moya Batam. Akibatnya banyak warga yang kehabisan stok air bersih, termasuk dirinya.

“Kami hubungi call center PT Moya Batam. Sudah biayanya mahal berbelit-belit lagi jawabannya,” katanya.

Nita mengaku paham bahwa air mengalir tidak secepat listrik, tapi paling tidak katanya keterlambatan hanya 1 atau 2 jam. Jika lebih tentu perlu dipertanyakan komitmen dari PT Moya Batam selaku pengelola air bersih.

Pihaknya jika menyoroti pekerjaan yang dilakukan PT Moya Batam pada siang hari. Padahal selama ini bisanya dilakukan saat jam malam hari atau saat orang-orang beristirahat.

“Siang ini kan jam sibuk, kalau air mati sudah pasti jadi masalah. Kenapa tidak malam saat orang istirahat, jadi kalau pagi belum hidup masih ada tampungan air,” katanya.

Corporate Communication PT Moya Indonesia, Astriena Veracia belum memberikan jawaban saat dikonfirmasi terkait dengan gangguan suplai air bersih di kawasan Tiban, Sekupang. (Ard)

|Baca Juga:

BAGIKAN