Karimun (gokepri.com) – Kabar gembira bagi masyarakat Karimun. Pemerintah akhirnya membuka pelayaran internasional khususnya dari Singapura dan Malaysia ke Karimun terhitung mulai 1 April 2022 mendatang.
“Kemaren dan juga tadi pagi Pak Gubernur telah menelepon saya dan menyampaikan bahwa Kabupaten Karimun telah diizinkan buka jalur pelayaran internasional, khususnya Singapura dan Malaysia,” ujar Bupati Karimun Aunur Rafiq.
Pernyataan itu disampaikan Bupati Rafiq usai membuka MTQ XIV Tingkat Kabupaten Karimun di Aula Darun Nadwah Masjid Agung Karimun, Sabtu, 26 Maret 2022.
Aunur Rafiq menyebut, syarat bagi wisman maupun warga Karimun yang masuk melalui pelabuhan internasional adalah sudah menjalani vaksinasi dosis 1,2 dan Booster.
“Untuk itu, kita harus mengejarkan Booster, karena bagi masyarakat Karimun yang ingin keluar negeri harus sudah divaksin Booster terlebih dahulu,” katanya.
Rafiq menyebut, terkait teknis dibukanya pelabuhan internasional akan dibahas dengan Dinas Perhubungan Karimun dengan Kepri yang melibatkan CIQP (Customs, Imigration, Quarrantine, Port Master).
Bupati Rafiq sebelumnya mengatakan, Pemkab Karimun menyatakan kesiapan ketika pemerintah Malaysia mulai membuka kembali akses transportasi laut dari Malaysia dan Singapura ke Karimun maupun sebaliknya.
Kata Rafiq, sebagai pemerintah daerah, pihaknya mendukung setiap langkah kebijakan yang diambil Pemprov Kepri hingga pemerintah pusat.
Bahkan, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menginginkan, Kabupaten Karimun juga melayani pelayaran internasional, selain yang juga dilakukan oleh Batam dan Bintan.
Mengingat Pemerintah Malaysia yang akan membuka pintu pelayarannya pada 1 April 2022 mendatang.
“Kita sudah surati pak menteri. Kita minta menambah kedatangan Batam, Bintan dan Karimun kalau bisa Anambas juga,” katanya.
Menurutnya, Karimun salah satu pintu masuk pelayaran internasional dengan arus penumpang yang sangat tinggi jauh sebelum adanya pandemi Covid-19.
Penulis: Ilfitra









