VinFast Cari Lahan di Indonesia, Pabrik Mobil Listrik Dibangun 2024

VinFast Indonesia
Mobil listrik VinFast. Foto: Bloomberg

Jakarta (gokepri) – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebutkan produsen mobil listrik asal Vietnam VinFast segera membangun pabrik di Indonesia dan memulai tahap konstruksinya pada tahun ini.

“Secepatnya begitu lahan tersedia, mereka bakal investasi segera. Kami sedang ‘matching’-kan kawasan industri dengan mereka, ada beberapa target kawasan industri,” kata Menperin Agus Gumiwang saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.

Agus menjelaskan investasi VinFast di Indonesia termasuk yang menjadi pembahasan oleh Presiden Jokowi dalam rapat internal yang dilaksanakan pada Senin. Ia mengatakan VinFast sudah menyatakan komitmennya untuk membangun pabrik mobil listrik di Indonesia dan sedang mencari lahan.

Baca Juga: Mobil Listrik Mitsubishi L100 EV Meluncur di IIMS 2024, Harga Rp320 Juta

Oleh karenanya, pemerintah pun menyiapkan sejumlah kawasan industri yang dapat dipertimbangkan sebagai lokasi pabrik VinFast, yakni di Batang, Jawa Tengah dan Karawang, Jawa Barat.

“Belum ada yang pasti, cuma opsinya sudah ada,” kata Agus. Namun demikian, pemerintah juga masih melihat skema investasi sebelum mobil produksi VinFast dijual di pasaran.

Adapun VinFast merupakan salah satu produsen mobil listrik yang disambangi oleh Presiden Joko Widodo saat membuka pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024 di JiExpo, Jakarta, Kamis (15/2).

Presiden sempat masuk ke kabin pengemudi salah satu produk VinFast untuk merasakan sensasi memegang stir kemudi mobil sedan jenis VF 5 berwarna putih.

Dalam pameran itu, VinFast resmi mengenalkan rangkaian kendaraan listrik setir kanan, dan membuat Indonesia sebagai negara pertama yang diperkenalkan kendaraan listrik setir kanan.

VinFast sebelumnya telah mengumumkan pembangunan pabrik manufaktur kendaraan listrik lokal di Indonesia dengan proyeksi kapasitas 50.000 mobil per tahun.

VinFast berharap rencana pembangunan pabrik ini dapat menciptakan ribuan lapangan kerja dan berkontribusi pada pengembangan industri kendaraan listrik dalam negeri yang lebih kuat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: ANTARA

 

BAGIKAN