Video Ketua KPU Batam Tendang Meja Tersebar, KPU Kepri Klarifikasi

ketua kpu batam tendang meja
Tangkapan layar video gudang logistik KPU Batam tempat Ketua KPU Batam Mawardi tendang meja dan kursi. Foto: Istimewa

Batam (gokepri.com) – Video yang memperlihatkan seorang pria mengenakan rompi tampak mengamuk hingga menendang meja di Gudang Logistik Pemilu Kota Batam tersebar di WhatsApp. Diduga pria tersebut adalah Ketua KPU Kota Batam, Mawardi.

Tampak di video itu pria berompi tersebut melewati para petugas perempuan pelipat suara dan berhenti sambil menunjuk-nunjuk ke arah petugas.

Tak hanya itu, pria yang tampak kesal itu juga menendang kursi dan meja hingga terbalik. Sambil menunjuk-nunjuk juga ke arah yang berlainan, pria itu juga membalikkan sebuah meja tepat di depan para petugas.

Baca Juga: KPU Batam Mulai Distribusikan Logistik Pemilu ke Hinterland

Sampai di dekat petugas, pria itu juga terlihat menendang sebuah kardus tepat di samping petugas. Lalu pria yang diduga Ketua KPU Kota Batam itu meninggalkan petugas sambil tetap menunjuk-nunjuk petugas.

Ketua KPU Provinsi Kepri, Indrawan Susilo Prabowoadi menyampaikan permintaan maaf atas video yang tersebar tersebut. Indrawan mengatakan, kejadian di video itu merupakan dinamika internal sebagai sebuah pekerjaan semata.

Ketua KPU Provinsi Kepri, Indrawan Susilo Prabowoadi (tengah) didampingi Ketua Ketua KPU Batam Mawardi meminta maaf atas tersebarnya video yang menimbulkan kegaduhan, Kamis (8/1/2024). Foto: Gokepri.com/Muhammad Ravi

“Pertama itu dinamika di internal kita yang memang harusnya hanya ada di internal kita. oleh karena itu kami meminta maaf kalau sampai video itu tersebar keluar,” kata Indrawan didampingi Ketua KPU Batam, Mawardi serta komisioner KPU.

Indrawan mengatakan, tidak ada persoalan yang serius seperti yang tergambarkan dalam video yang beredar. Menurutnya, seluruh jajaran KPU se Provinsi Kepri, khususnya Kota Batam berada dalam semangat menyukseskan pemilu 2024.

“Tidak ada persoalan yang serius di antara kami, di antara KPU Batam, lebih pada dinamika sebuah pekerjaan dan semuanya pada semangat yang sama, spirit yang sama bahwa Pemilu 2024 khususnya di Batam berjalan dengan baik dan sukses,” kata Indrawan.

Meski demikian, pihaknya juga melakukan tindakan pembinaan terhadap KPU Kota Batam. Menurutnya, proses pembinaan bisa dilakukan dengan membuat klarifikasi dan membuka ruang untuk menyampaikan kejadian yang sebenarnya.

“Sebagai institusi yang hirarki tentu KPU provinsi memberikan binaan, proses pembinaan itu dalam bentuk klarifikasi, memberikan ruang kepada teman-teman KPU Batam, sekretariat Batam, sehingga kita tahu posisinya seperti apa, kronologisnya seperti apa dan tidak ada yang serius seperti yang di video karena semuanya sudah bisa diselesaikan, dibicarakan dan semua saling berangkulan,” jelasnya.

Indrawan mengatakan, kejadian tesebut terjadi tiga atau empat hari yang lalu itu menjadi bahan pelajaran bagi jajaran KPU untuk menyelesaikan persoalan di internal.

Menurutnya, yang terpenting adalah menyukseskan tahapan pemilu yang sudah hampir pada puncaknya yaitu pemungutan, penghitungan, rekapitulasi dan itu nanti diakhiri dengan penetapan calon terpilih.

“Jadi ini kita lebih pada mengambil hikmah dan pelajarannya, bahwa nanti ada yang perlu dilakukan penindakan tentu akan dilakukan penindakan karena kami harus melaporkan ini kepada KPU RI, hasil dari pertemuan ini harus dilaporkan kepada KPU RI,” katanya.

“Sekali lagi semuanya sudah tidak ada yang dirisaukan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan video yang sudah beredar iya langkah internal laporan kepada KPU RI ya nanti, tentu kami menunggu dari KPU RI karena proses pembinaan ini kan berjenjang,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Muhammad Ravi

BAGIKAN