Vaksinasi Mandiri: Perusahaan Swasta Bisa Beli Vaksin mulai Maret

Vaksinasi mandiri
Presiden Joko Widodo saat rapat kabinet tahun lalu. (Foto: Instagram/@jokowi)

Jakarta (Gokepri.com) – Presiden Joko Widodo mengumumkan jadwal dimulainya program vaksinasi mandiri di Indonesia. Perusahaan swasta bisa menyediakan vaksin COVID-19 untuk karyawannya mulai Maret.

Pemerintah menyiapkan vaksinasi mandiri yang sejalan dengan program vaksinasi nasional. Jalur vaksinasi mandiri ini agar sektor swasta memikul sebagian beban pendanaan demi imunisasi penduduk Indonesia.

Dengan program vaksinasi massal tahap kedua yang sekarang sedang berlangsung, Presiden mengatakan vaksinasi mandiri dapat segera menyusul dan dijalankan secara bersamaan.

HBRL

“Mudah-mudahan akhir Februari atau awal Maret 2021 paling lambat vaksinasi mandiri sudah bisa diluncurkan,” kata Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta kemarin.

“Perusahaan yang membeli vaksin [untuk program tersebut] dapat memberikan vaksinasi gratis kepada karyawan dan keluarganya,” tambah Jokowi seraya menekankan bahwa sektor swasta tidak diperbolehkan untuk mengkomersialkan vaksin tersebut.

Satgas Penanganan COVID-19 dan Komite Pemulihan Ekonomi Nasional mengatakan dalam siaran pers hari ini bahwa Kementerian Kesehatan akan mengawasi pengadaan dan distribusi vaksin untuk program mandiri.

Perusahaan juga dilarang menyediakan vaksin yang sama dengan yang digunakan dalam program pemerintah untuk mencegah gangguan pasokan. Indonesia saat ini baru mendistribusikan secara luas vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi China Sinovac bernama CoronaVac, meski ada pesanan lain dari perusahaan farmasi lain, termasuk Pfizer dan Moderna.

Selain itu, pemberian vaksin harus dilakukan di fasilitas kesehatan swasta untuk vaksinasi mandiri, karena rumah sakit dan klinik milik negara akan tetap dimanfaatkan untuk program pemerintah.

Pemerintah menargetkan memvaksinasi sekitar 180 juta penduduk untuk menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity COVID-19 pada awal 2022. Program vaksinasi massal pemerintah diluncurkan pada 13 Januari, dan pada 18 Februari.

Indonesia telah memberikan dosis pertama vaksin CoronaVac ke 1.149.139 orang, 597.328 di antaranya telah menerima dosis kedua.

(Can)

|Baca Juga: Kadin Buka Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 untuk 20 Juta Pekerja Swasta

Pos terkait