Vaksinasi Lansia Indikator PPKM Level I, Batam Sudah Capai Target 60 Persen

Vaksinasi Lansia Batam
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad meninjau langsung vaksinasi Covid-19 bagi lansia. (FOTO/gokepri.com/ard)

Batam (gokepri.com) – Capaian vaksinasi populasi lanjut usia (lansia) di Kota Batam sudah mencapai target. Vaksinasi lansia menjadi indikator untuk penetapan level PPKM di kabupaten atau kota.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Ahmad mengatakan capaian vaksinasi lansia di Batam sudah mencapai 61.10 persen hingga 27 Oktober 2021. Dengan angka itu tidak ada lagi persolaan vaksinasi di Kota Batam.

“Untuk vaksinasi lansia tidak ada persoalan, untuk tahap satunya sudah 61,10 persen. Jadi tidak ada persoalan seperti yang disampaikan oleh Pak Gubernur, karena kami berfikir semakin cepat kami melaksanakan vaksinasi semakin baik,” kata Amsakar, di Kantor DPRD Batam, Rabu (27/10).

|Baca Juga: Pemprov Kepri Gesa Percepatan Vaksinasi di Pulau-Pulau

Capaian vaksinasi Kota Batam sudah tinggi. Dosis pertama untuk populasi di atas 18 tahun (dewasa) sudah mencapai 85,4 persen. Menurut Amsakar vaksinasi di Batam merupakan paling lancar, merata.

“Alhamdulillah Kota Batam, berada pada rating yang terbaik. Jadi posisi Kota Batam itu nomor 5 se-Indonesia untuk pelaksanaan vaksinasi terbaiknya. Provinsi Kepri adalah nomor satu di Indonesia,” katanya.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mendorong seluruh kepala daerah menggesa vaksinasi bagi lansia. Hal ini dikarenakan penilaian levelisasi Covid-19 di daerah turut memasukkan komponen capaian vaksinasi lansia.

“Sesuai instruksi dari pemerintah pusat agar dapat turun ke level yang lebih rendah maka capaian vaksinasi lansia harus mencapai minimal enam puluh persen. Karena memang kerentanan lansia itu lebih tinggi jadi masuk dalam komponen asesmen levelisasi,” ucap Gubernur Ansar saat memimpin rapat koordinasi vaksinasi Kepri dari Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (26/10).

Pada rapat yang dihadiri seluruh Bupati dan Walikota serta Forkompimda Kepri tersebut, Gubernur menjelaskan bila mendasari pada komponen asesmen sebelumnya yaitu transmisi komunitas dan kapasitas respon maka seluruh daerah di Kepri sudah sangat memadai untuk turun ke level I. Namun karena adanya komponen asesmen tambahan maka perlu dilakukan percepatan vaksinasi lansia.

Asesmen levelisasi daerah akan dilakukan pada tanggal 7 November. Artinya sebelum tanggal 6 November daerah sudah harus mencapai syarat vaksinasi lansia yang ditentukan. (Engesti)

|Baca Juga: Amsakar Ajak Kader Posyandu dan Kelurahan Sukseskan Vaksinasi

Pos terkait