Vaksinasi Covid-19 di Batam Tembus 761 Ribu Orang

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid meninjau vaksinasi di Mapolsek Belakangpadang, Rabu (13/10/2021).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid meninjau vaksinasi di Mapolsek Belakangpadang, Rabu (13/10/2021).

Batam (gokepri.com) – Pemerintah Kota Batam terus menggesa cakupan vaksinasi ke seluruh masyarakat. Dari target 907.317 warga, hingga Selasa (12/10/2021) vaksinasi Covid-19 sudah tembus 731.084 orang atau 80,57 persen warga telah mendapatkan suntikan dosis pertama.

“Untuk dosis kedua, vaksinasi sudah disuntikkan ke 548.875 warga atau 60,49 persen,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid usai meninjau vaksinasi di Mapolsek Belakangpadang, Rabu (13/10/2021).

Capaian vaksinasi tersebut, berkat kerjasama dan gotong royong berbagai pihak, seperti TNI/Polri, pemerintah daerah, dan swasta. Di Belakangpadang, vaksinasi tak hanya dilakukan di Mapolsek. Namun, tim vaksinasi juga bergerak mendatangi warga yang tinggal di pulau-pulau terpencil. Di Pulau Sarang, Pulau Lengkang, hingga Pulau Mercan, petugas medis mendatangi rumah-rumah warga untuk menyosialisasikan manfaat vaksinasi.

Kepala Puskesmas Belakangpadang, dr Sri Fetra Netti mengungkapkan bahwa sejauh ini tidak ada penolakan dari warga pulau dalam program vaksinasi. Warga justru antusias menjalani vaksinasi Covid-19 yang dilakukan oleh tim medis.

“Penyuntikan vaksinasi Covid-19 relatif aman dan tidak menimbulkan efek samping,” katanya.

Batam mencanangkan pada November mendatang, capaian vaksinasi tembus 100 persen. Jefridin optimis Batam bisa mencapai target tersebut, melihat antusias masyarakat menjalani vaksinasi.

“Namun, dari sasaran yang ada, masih terdapat masyarakat yang terkendala dengan kondisi kesehatan, sehingga belum memungkinkan untuk divaksin. Seperti mengalami darah tinggi dan sebagainya,” katanya.

Untuk alasan medis tersebut, Jefridin meminta vaksinator benar-benar melakukan prosedur agar tidak terjadi kesalahan dalam proses vaksinasi. Ia mengapresiasi petugas dan semua elemen masyarakat yang terus mendukung suksesnya vaksinasi di Batam.

“Vaksinasi terus digerakkan hingga semua warga yang masuk dalam sasaran vaksinasi mendapatkan vaksin,” katanya.

Untuk diketahui, sampai saat ini Batam masih memiliki stok vaksin sebanyak 177.060 dosis. Terdiri dari vaksin Sinovac sebanyak 94.390 dosis, AstraZeneca 82.680 dosis, dan Moderna 3.864 dosis.

Jefridin mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan 5M, meski sudah divaksin. Yakni dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Protokol kesehatan adalah upaya kita bersama dalam memutus rantai penyebaran Covid-19,” kata Jefridin. (zak)

Baca juga: Panglima TNI Tinjau Vaksinasi Massal untuk Masyarakat Tanjungpinang dan Bintan

BAGIKAN