BATAM (gokepri) — Indosat Ooredoo Hutchison memprediksi lonjakan trafik data di Sumatra hingga 44 persen selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Perusahaan menyiagakan jaringan 24 jam untuk menjaga koneksi tetap stabil di tengah arus mudik dan peningkatan aktivitas digital.
Kesiapan ini dijalankan melalui kampanye #LebihBaikIndosat yang mencakup tiga wilayah operasional di Sumatra: Sumbagsel, Sumbagteng, dan Sumbagut.
EVP-Head of Circle Sumatra IOH, Agus Sulistio, mengatakan Ramadan selalu menjadi periode penting karena masyarakat semakin intens berkomunikasi dan mengakses layanan digital.
Baca Juga: Indosat Berkolaborasi dengan NVIDIA Kembangkan AI
“Dengan kesiapan ini, Indosat Sumatra berkomitmen memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan dukungan koneksi internet yang stabil, cepat, dan andal, baik untuk video call maupun mengakses konten hiburan digital,” ujarnya.
Indosat memproyeksikan kenaikan trafik signifikan di sejumlah daerah. Lampung Utara diperkirakan mencatat lonjakan tertinggi hingga 44 persen. Lampung Tengah diproyeksikan naik lebih dari 35 persen, sedangkan Deli Serdang, Sumatra Utara, sekitar 20 persen. Peningkatan ini seiring mobilitas masyarakat dan penggunaan layanan digital selama mudik.
Untuk mengantisipasi kepadatan, perusahaan memantau jalur mudik selama tujuh hari penuh tanpa henti. Sistem pengawasan ini didukung teknologi kecerdasan artifisial (AI) guna membaca pola trafik dan mendeteksi potensi gangguan jaringan lebih cepat.
Inovasi Berbasis AI
Head of Marketing Communication Central Sumatera IOH, Yose Rellaunda, menambahkan penguatan jaringan juga dibarengi inovasi digital melalui aplikasi “Sahabat AI Si Paling Indonesia”.
“Aplikasi ini terbuka untuk pelajar, kreator, pelaku usaha, hingga institusi publik. Lebih dari sekadar inovasi teknologi, Sahabat-AI dirancang sebagai sahabat digital yang memahami cara masyarakat Indonesia berbicara dan berinteraksi,” katanya.
Aplikasi tersebut tersedia di Android dan iOS. Fitur yang ditawarkan mencakup kemampuan multi-model dan multi-modal, mulai dari teks ke gambar, teks ke video, pencarian cerdas, hingga bantuan coding dan analisis mendalam dalam satu antarmuka. Sistem ini juga mendukung pemahaman bahasa daerah.
Di sisi keamanan, Indosat menyematkan fitur anti-scam berbasis AI pada layanan IM3 dan Tri. Melalui fitur SATSPAM+ di IM3, pelanggan mendapat perlindungan real-time terhadap SMS, panggilan reguler, hingga WhatsApp Call yang berpotensi mengandung penipuan digital—modus yang biasanya meningkat saat Ramadan.
Perusahaan mengklaim 95 persen pengguna merasa lebih nyaman dengan perlindungan digital tersebut.
Untuk kebutuhan komunikasi dan hiburan, IM3 dan Tri menghadirkan paket Ramadan dengan kuota hingga 300GB serta bonus layanan streaming dan telepon ke sesama operator.
Bagi pelanggan yang memiliki mobilitas tinggi selama mudik, Indosat menyiapkan layanan HiFi Air berbasis jaringan 4G dan 5G yang bisa digunakan di rumah maupun dibawa bepergian.
Program Sosial Surau Berdaya
Selain penguatan teknologi dan layanan komersial, Indosat menjalankan program sosial “Indosat Berkah Ramadan – Surau Berdaya” di 19 titik di Indonesia. Sebanyak 13 surau berada di Aceh yang terdampak bencana pada akhir tahun lalu, sementara enam lainnya tersebar di Pulau Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.
Program ini mencakup revitalisasi fisik surau dan mushola sekaligus penguatan fungsinya sebagai pusat kegiatan masyarakat melalui gotong royong bersama warga setempat.
“Melalui penguatan jaringan, inovasi perlindungan digital, kampanye edukatif, hingga program Surau Berdaya, kami ingin menghadirkan Ramadan yang lebih nyaman, aman, dan bermakna bagi masyarakat,” ujar Agus.
Dengan prediksi lonjakan trafik yang signifikan di sejumlah daerah Sumatra, Ramadan tahun ini kembali menjadi ujian kapasitas jaringan operator. Indosat menaruh harapan pada pemantauan intensif dan dukungan teknologi AI agar layanan tetap stabil sepanjang periode mudik dan Idulfitri.
Baca Juga: Pendapatan Indosat Meningkat Rp13,8 Triliun di Kuartal 1 2024
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News







