Tips Ramadan Keluarga Sehat: Makanan Bebas Santan dan Gorengan

Tips ramadan sehat
Foto: Shutterstock

BATAM (gokepri) – Menjelang bulan Ramadan, ibu-ibu sudah mulai mempersiapkan manajemen dapur dan menu sahur serta buka puasa untuk sebulan ke depan. Namun, apakah kita sudah memperhatikan asupan makanan yang sehat bagi keluarga kita?

Menurut survei yang dilakukan oleh salah satu platform resep online, 1 dari 3 pengguna aplikasi tertarik untuk mencoba resep makanan sehat untuk Ramadan tahun ini. Selain itu, sekitar 44 persen pengguna platform ingin menghindari hidangan bersantan, dan 39 persen orang ingin menghindari gorengan. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan melalui pola makan yang sehat, terutama selama bulan Ramadan.

Dalam acara Cookpad Appreciation Day 2023 yang diadakan di Hotel JS Luwansa-Jakarta pada Kamis (23/02) lalu, CEO Cookpad Indonesia, Soegianto mengungkapkan memasak adalah momen kehangatan keluarga. Selain menyehatkan, memasak juga menciptakan kedekatan emosional di antara anggota keluarga.

HBRL

Untuk membantu ibu-ibu dalam menyajikan hidangan yang sehat selama Ramadan, Cookpad Indonesia memberikan 5 tips Ramadan Keluarga Sehat:

1. Meal planning

Rencanakan dan persiapkan beberapa belanja dan masakan minimal sehari sebelumnya. Hal ini akan membantu menghemat waktu dan lebih memastikan asupan karbohidrat, protein, lemak, garam, gula, vitamin, dan serat yang seimbang dalam menu harian keluarga.

2. Cukup hidrasi

Selama berpuasa, kita akan berhenti minum selama jam berpuasa. Oleh karena itu, ibu perlu mengingatkan anggota keluarga untuk mengikuti aturan minum air putih 2-4-2, yaitu dua gelas saat berbuka, 4 gelas saat makan malam, dan 2 gelas saat sahur, sehingga kebutuhan cairan harian tidak kurang.

3. Atur konsumsi makanan tinggi lemak, natrium, dan gula

Alih-alih menyiapkan makanan yang mudah dan cepat namun dengan proses deep fry, cobalah memanggang, mengukus, dan merebus. Selain itu, hindari penggunaan garam dan gula berlebih. Sebaiknya, jika ingin rasa manis, gunakan bahan alami.

4. Ingatkan untuk tidak makan terburu-buru

Saat berbuka puasa, ajarkan pada anak untuk tidak makan terlalu banyak dan terlalu cepat, karena bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Makan porsi kecil saat berbuka dan minum air putih secukupnya, lalu menunaikan ibadah salat magrib adalah pilihan terbaik. Setelah itu, acara makan makanan utama bersama keluarga bisa dilakukan sehingga pencernaan sudah cukup beradaptasi dan siap menerima porsi makan selanjutnya.

5. Memasak bersama

Sesekali, ibu juga bisa masak bersama keluarga untuk menyiapkan santap sahur. Selain membuat anak tidak bad mood karena masih mengantuk saat makan, juga menciptakan kedekatan emosional antar anggota keluarga. “Ingat, pola makan sehat itu juga bisa ditanamkan dari kebiasaan keluarga dan kedekatan orang tua anak. Anak suka makan makanan manis-manis, itu juga didapat dari kebiasaan makan di keluarganya. “Ini harus di-stop dengan mengajak anak melakukan pola makan sehat,” pesan Ibu Rr. Dra. Hj. Sisca Soewitomo, M.A., pakar kuliner Indonesia yang juga dijuluki “Ratu Boga Indonesia”.

***

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Baca Juga: Batam Wonderfood & Art Ramadan Digelar di Dang Anom, Area Parkir Luas

Sumber: Femina

Pos terkait