Batam (gokepri.com) – Tiket kapal Pelni Tujuan Batam-Belawan ludes terjual sejak dibuka awal Maret 2024 lalu. Akibatnya banyak masyarakat yang tidak mendapatkan tiket kapal Pelni.
Anggota DPRD Kepri Wahyu Wahyudin menaruh curiga, habisnya tiket Pelni tujuan Batam-Belawan karena diborong oleh agen travel yang memanfaatkan momen pembelian tiket via online.
“Informasinya seperti itu. Nah kita harus cari tahu dulu yang membeli ini benar-benar penumpang atau agen-agen travel. Kalau agen ini sudah salah,” kata Wahyu, Kamis 14 Maret 2024.
Baca Juga: Pelni Tanjungpinang Siapkan 3 Kapal Untuk Angkutan Lebaran
Ia berjanji akan mengunjungi kantor Pelni dalam waktu dekat untuk memastikan kebenarannya. Ia khawatir, jika tiket kapal tidak di pantau pembeliannya bakal ada oknum calo tiket yang memanfaatkan momentum.
“Nanti ada pemain, ada yang mudik harga tiketnya malah mahal,” kata dia.
Disinggung soal mudik gratis, ia mengatakan masih perlu memastikan anggaran daerah. “Kalau ada mudik gratis lebih baik. Tapi kita lihat dulu anggarannya,” kata dia.
Sementara, pihak Operasional dan Pelayanan Pelni Tanjungpinang Setya Darmawan mengatakan tidak memberi batasan bagi agen travel untuk membeli tiket dalam jumlah banyak.
Ia mencontohkan, seperti harga tiket Batam – Belawan yang habis dalam sekejap. Pelni hanya memfasilitasi pembelian tiket kapal via online.
“Jadi tidak ada batasan. Misalnya perusahaan A mau beli banyak yang tetap kita layani. Tiketnya nanti dipakai atau tidak ya tidak masalah. Kan sistemnya sudah online,” kata dia.
Meski begitu, pihaknya telah membuka penjualan tiket arus mudik peak season dari Batam. PT Pelni Cabang Tanjungpinang mulai menyiapkan tiga kapal penumpang sebagai persiapan menyambut angkutan Lebaran tahun 2024.
Ia menyebut untuk KM Kelud tahun ini mengalami perubahan rute, yakni tidak lagi masuk dari Pelabuhan Kijang melainkan pindah Rute Batam-Belawan-Tanjungpriok.
“Jadi Lebaran tahun ini armadanya untuk kapal penumpang tiga kapal. Ditambah KM Dorolonda untuk menggantikan di Kijang,” ujarnya.
Sedangkan untuk kedua kapal lainnya yakni KM Umsini melayani rute ke Nusa Tenggara Timur-Makasar. Kemudian untuk kapal Bukit Raya melayani rute Pulau Pucu-Surabaya sampai Pontianak.
“Kapal Dorolonda ini untuk backup KM Kelud di momen Lebaran. Karena untuk tujuan belawan di hari biasa saja penumpangnya bisa ribuan,” ucap Setya.
Meskipun begitu untuk jadwal pelayaran hingga saat ini belum dikeluarkan oleh Pelni Pusat. Diperkirakan jadwal akan keluar pada pertengahan bulan ini.
Sedangkan bagi masyarakat yang ingin mencari informasi terkait harga maupun tujuan kapal, dapat melihat informasinya di kantor Pelni Cabang Tanjungpinang karena sudah disediakan di spanduk informasi.
Sementara salah satu calon penumpang Wahyu, mengaku sangat kecewa karena hanya hitungan jam sejak penjualan tiket dibuka semua tiket habis terpesan. “Baru buka langsung habis,” kata dia.
Padahal ia ingin merayakan Lebaran tahun ini bersama sanak keluarga di kampung halaman.
“Katanya nanti ada. Tapi harus nunggu tidak tahu juga kapan adanya,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti









