Transformasi NITC Jadi The East Warnai Kebangkitan Pusat Belanja di Nagoya
BATAM (gokepri.com) – Kawasan Nagoya, Kota Batam, kembali menghadirkan wajah baru pusat perbelanjaan modern melalui rebranding Nagoya IT Center (NITC) menjadi The East, pusat digital lifestyle yang mengusung konsep teknologi dan hiburan modern.
Grand opening The East digelar pada Sabtu (16/5) dan dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam Ardiwinata. Kehadiran pusat perbelanjaan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam pengembangan kawasan strategis New Nagoya yang terus didorong Pemerintah Kota Batam.
“Batam ini juga sering dikunjungi untuk kegiatan meeting bisnis, dan tentunya pengunjung juga bisa menikmati berbagai wisata seperti golf dan wisata belanja,” kata Ardiwinata saat memberikan sambutan.
Ia menilai konsep yang dihadirkan The East selaras dengan pengembangan sektor wisata MICE (Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions) yang saat ini berkembang di Batam.
Direktur The East Jackson mengatakan peresmian tersebut menjadi momentum dimulainya identitas baru pusat perbelanjaan yang sebelumnya dikenal sebagai NITC.
“Mulai hari ini kami resmi melakukan rebranding menjadi The East,” ujarnya.
Menurut Jackson, The East akan difokuskan sebagai pusat digital lifestyle yang menghadirkan berbagai kebutuhan teknologi modern dan gaya hidup berbasis elektronik.
“Teknologi informasi sekarang bukan lagi barang sekunder, tetapi sudah menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat,” katanya.
Saat ini, lantai pertama The East telah diisi puluhan tenant yang mayoritas menjual smartphone dan perangkat elektronik. Sementara lantai dua dan tiga masih dalam tahap pengembangan untuk menghadirkan produk komputer serta kebutuhan elektronik lainnya.
Manajemen menargetkan lebih dari 100 tenant akan mengisi pusat perbelanjaan seluas sekitar 4.500 meter persegi tersebut.
Selain itu, The East juga terhubung langsung dengan apartemen Citra Plaza Nagoya melalui jembatan penghubung guna mendukung kebutuhan penghuni apartemen maupun pengunjung kawasan Nagoya.
Owner The East Soehendro Gautama mengatakan rebranding dilakukan sebagai langkah repositioning bisnis pascapandemi COVID-19.
“Kita ubah jadi The East karena letaknya memang di timur. Seperti matahari yang terbit dari timur,” katanya.
Meski berganti nama, ia memastikan identitas teknologi yang selama ini melekat pada NITC tetap dipertahankan.
“Rohnya tetap di IT, tetapi konsepnya menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat saat ini,” ujarnya.
Selain menjadi pusat teknologi, The East juga diproyeksikan berkembang sebagai ruang hangout anak muda Batam. Lokasinya yang berada di samping enam tower apartemen Citra Plaza Nagoya dinilai memiliki potensi pasar yang besar.
Dalam rangka grand opening, The East menggelar berbagai kegiatan komunitas selama dua hari pada 16-17 Mei 2026, mulai dari turnamen Mobile Legends, console exhibition, kompetisi PES dan Tekken, hingga lomba menyanyi.
Manajemen berharap The East dapat menjadi ruang publik modern yang memadukan teknologi, hiburan, dan gaya hidup digital di Kota Batam.*
Penulis: Engesti









