Tetaplah Membaca AlQur’an Meski tak Lancar

Bacalah AlQur'an setiap hari. (internet)

JAKARTA (gokepri.com) – Jangan ragu untuk konsisten membaca AlQur’an meski seseorang membacanya dengan terbata-bata. Tetaplah membaca AlQur’an sambil berupaya belajar untuk memperbagus bacaannya. Karena, Allah tetap memberikan keuntungan bagi orang yang membaca AlQur’an meski tidak lancar.

Dalam sebuah hadits disebutkan:

عَن عَائِشَةَ رَضي اللٌهُ عَنهاَ قَالَتُ:قَالَ رَسُولُ اللٌهِ صَلٌي اللٌهُ عَلَيهِ وَ سَلٌم الَماهر باِلقُرانِ مَعَ السَفَرَةَ الكِرَامِ الَبَرَرَةِ وَاٌلَذِي يَقُراٌ القُرانَ وَيَتَتَعتَعُ فِيه وَهُوَ عَلَيهِ شَاقٌ لَه اَجَران (رواه البخارى ومسلم وابو داوود والترمذى وابن ماجه).

HBRL

Dari Aisyah r.h.a berkata bahwa Rasulullah saw.bersabda, “Orang yang ahli dalam AlQur’an akan berada bersama malaikat pencatat yang mulia lagi benar, dan orang terbata-bata membaca AlQur’an sedang ia bersusah payah (mempelajarinya), maka baginya pahala dua kali.” (HR Bukhari, Muslim, Abu Daud)

Maulana Muhammad Zakariyya Al Khandahlawi dalam kitabnya yang berjudul Fadhilah Amal menerangkan, maksud orang yang ahli dalam AlQur’an adalah orang yang hafal AlQur’an dan senantiasa membacanya, apalagi jika memahami arti dan maksudnya.

Dan yang dimaksud ‘bersama-sama malaikat’ adalah, ia termasuk golongan yang memindahkan AlQur’an al-Karim dan Lauh Mahfuzh, karena ia menyampaikannya kepada orang lain melalui bacaannya.

“Dengan demikian, keduanya memiliki pekerjaan yang sama. Atau bisa juga berarti, ia akan bersama para malaikat pada hari Mahsyar kelak,” kata Maulana Zakariyya.

Sementara, orang yang terbata-bata membaca AlQur’an akan memperoleh pahala dua kali; satu pahala karena bacaannya, satu lagi karena kesungguhannya mempelajari AlQur’an berkali-kali. Tetapi bukan berarti pahalanya melebihi pahala orang yang ahli AlQur’an.

Orang yang ahli AlQur’an tentu saja memperoleh derajat yang istimewa, yaitu bersama malaikat khusus. Maksud yang sebenarnya adalah, bahwa dengan bersusah payah mempelajari AlQur’an akan menghasikan pahala ganda.

“Oleh karena itu, kita jangan meninggalkan baca AlQur’an, walaupun mengalami kesulitan dalam membacanya,” kata Maulana Zakariyya. *

(sumber: republika.co.id)

Pos terkait