Tetap Santri Kilat saat Pandemi

Pesantren Kilat Kepri
Persiapan Pesantren Ramadan di SMKN 1 Batam tahun lalu. (foto: SMKN 1)

Tanjungpinang (Gokepri.com) – Pelajar SMA dan SMK di Provinsi Kepulauan Riau tetap wajib mengikuti program pesantren kilat. Diizinkan tatap muka dan pesantren online.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Muhammd Dali mengatakan SMA/SMK dan sederajat di daerah itu tetap melaksanakan pesantren kilat pada Ramadhan 1442 Hijriah di tengah pandemi COVID-19.

Dali menyampaikan kegiatan itu kemungkinan mulai digelar pada minggu kedua Ramadhan dan berlangsung selama sekitar seminggu hingga dua minggu.

“Minggu pertama Ramadhan, siswa belajar seperti biasa. Setelahnya, baru pesantren kilat,” kata dia di Tanjungpinang, Senin (13/4/2021).

Dia menyampaikan tiap-tiap sekolah dapat melakukan pesantren kilat Ramadhan secara tatap muka maupun dalam jaringan (daring).

Pihak sekolah tinggal menyesuaikan pelaksanaannya dengan kondisi penyebaran pandemi COVID-19 di masing-masing kabupaten/kota.

“Kalau memang memungkinkan tatap muka, silakan lakukan dengan protokol kesehatan ketat. Jika tidak, lewat daring saja,” ujar Dali.

Dia menyatakan sejauh ini sebagian sekolah di daerah setempat memang sudah diizinkan belajar tatap muka di kelas, terutama di zona hijau COVID-19.

Namun, ada pula sekolah yang masih belajar via daring karena angka kasus COVID-19 di wilayahnya cukup tinggi. Misalnya, Kota Batam dan Kota Tanjungpinang.

Dali mengemukakan mulai Juli 2021 semua sekolah diwajibkan melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Hal tersebut berdasarkan surat keputusan bersama (SKB) empat menteri yang ditandatangani Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri.

“PTM terbatas dilakukan setelah pemerintah selesai melakukan vaksinasi terhadap guru dan tenaga pendidik,” demikian Dali. (Can/ant)

BAGIKAN