Inhil (gokepri.com) – Sebuah fakta mencengangkan terkuak dari balik peristiwa terbaliknya speedboat Evelyn Calisca 01 di perairan Desa Air Tawar, Pulau Burung, Inhil, Riau pada Kamis, 27 April 2023.
Ternyata, pada saat insiden itu terjadi, speedboat Evelyn Calisca 01 bukan dinakhodai oleh Kapten kapal, Sahran melainkan Acok yang merupakan anak buah kapal (ABK).
Pada saat kejadian, Sahran sang nakhoda sedang istirahat makan siang.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya mengatakan awalnya kapal SB Evelyn Calisca 01 berangkat dari pelabuhan Pelindo, Tembilahan tujuan Tanjungpinang.
“Sesuai dengan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) kapal dengan nakhoda Sahran dan 5 ABK membawa 51 penumpang. Rinciannya 45 dewasa dan 6 penumpang anak-anak,” sebut Kombes Nandang dalam rilisnya, Sabtu, 29 April 2023.
Saat kapal bersandar di Pelabuhan Sei Guntung, Kapal SB Evelyn Calisca 01 menambah 6 orang penumpang dan melakukan pergantian nakhoda dari Sahran ke Acok.
“Karena Sahran istirahat makan siang, Acok ambil kendali nakhodai SB Evelyn Calisca 01,” ujarnya seperti dilansir riauonline.co.id.
Dikatakan, setelah 15 lepas dari sandaran, kapal SB Evelyn Calisca 01 yang dibawa Acok menabrak kayu yang mengapung hingga akhirnya terbalik.
Saat ini, nakhoda dan 5 ABK SB Evelyn Calisca 01 sedang menjalani pemeriksaan di Polda Riau.
Dalam pemeriksaan itu, Nakhoda kapal Sahran dan Acok sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Dari insiden itu, sebanyak 12 orang penumpang dinyatakan tewas dan 64 orang selamat.
Penulis: Ilfitra









