Tenaga Dinkes Lingga dan 3 Putrinya Jadi Korban Tenggelamnya SB Evelyn

Kasi Surveilens Dinkes Lingga Desi Priyanti bersama ketiga putrinya dikabarkan menjadi korban tenggelamnya SB Evelyn Calisca 01 di Pulau Burung.

Karimun (gokepri.com) – Tenggelamnya speedboat (SB) Evelyn Calisca 01 di perairan Desa Air Tawar, Pulau Burung, Inhil, Kamis, 27 April 2023 menimbulkan banyak korban jiwa.

Kapal yang berlayar dari Tembilahan, Riau menuju Tanjungpinang ini mengangkut 51 penumpang.

Rinciannya, 45 penumpang dewasa dan 6 orang penumpang anak-anak.

Kapal tersebut berlayar dari Pelabuhan Pelindo Tembilahan sekitar pukul 10.40 WIB. Kapal dinakhodai Sahran dengan 5 orang anak buah kapal (ABK).

Belum diketahui secara pasti berapa jumlah korban tewas dalam insiden itu. Hanya saja, berdasarkan data sementara korban tewas sebanyak 9 orang, 6 penumpang dewasa dan sisanya anak-anak.

Diperkirakan masih banyak penumpang lain yang hilang, salah satunya Kasi Surveilans Dinas Kesehatan Lingga, Desi Priyanti bersama ketiga putrinya Karmel Zalma Alaya, Kezia Rasya dan Khalifa Rezekta.

Meski belum diketahui secara pasti nasib yang menimpa Desi, namun ucapan duka terkait tewasnya Desi bersama ketiga anaknya itu sudah beredar luas di pesan berantai WhatsApp.

Bahkan, ucapan duka cita dari Pemkab Lingga juga sudah beredar.

Postingan ucapan duka cita terhadap Desi Priyanti dan ketiga putrinya juga menghiasi akun WhatsApp tenaga kesehatan di Karimun.

“Walaupun kita tidak mengenal ibu ini, tapi beliau orang kesehatan juga yang bertugas di Dinkes Lingga sebagai Kasi Surveilans, takdir berkata lain pada siang tadi ibu ini dan ketiga anaknya menjadi korban kapal speedboat terbalik di Sei Guntung,” ujar Kiki, salah seorang petugas kesehatan di Puskesmas Tebing, Karimun.

Bahkan, rekan sejawat Desi di Karimun lainnya sangat mengenalnya dengan baik ketika sama-sama bertugas di Puskesmas Dabo, Lingga.

“Ya Allah, itu kawan saya di Puskesmas Dabo lama,” ujar rekan sejawatnya yang lain.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait