Target Pendapatan APBD Karimun 2023 Tercapai 82,36 Persen

Bupati Karimun Aunur Rafiq menyerahkan LKPJ APBD Karimun tahun anggaran 2023 kepada Ketua DPRD Karimun, Yusuf Sirat.

Karimun (gokepri.com) – Realisasi pendapatan daerah Karimun dalam APBD tahun anggaran 2023 tercapai sebesar 89,36 persen.

Hal itu disampaikan Bupati Karimun Aunur Rafiq dalam rapat paripurna penyampaian LKPJ APBD 2023 di ruang rapat paripurna gedung DPRD Karimun.

Kata Rafiq, pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp1.508.806.069.779 dan dapat terealisasi Rp1.348.239.567.434 atau 89,36 persen.

Dijelaskan, target PAD Karimun Rp 496.530.233.850 namun hanya terealisasi Rp 408.164.517.579 atau 82,20 persen.

Target pendapatan transfer sebesar Rp1.006.084.620.929 hanya terealisasi Rp 935.347.275.016 atau 92,97 persen.

Kemudian, pendapatan lain-lain yang sah ditargetkan Rp6.191.215.000 dan terealisasi Rp4.727.774.839 atau 73,36 persen.
Dalam hal belanja daerah, Bupati Rafiq memaparkan bahwa:

Untuk belanja operasi dianggarkan Rp1.256.637.601.445 namun terealisasi Rp1.085.294.413.604 atau 86,36 persen.

Selanjutnya, belanja modal dianggarkan Rp226.337.971.814 dan terealisasi Rp179.850.133.239 atau 79,46 persen.

Selain itu, belanja tak terduga dianggarkan Rp2.263.524.032 hanya terealisasi Rp1.705.018.370 atau 75,33 persen.

Menurut dia, belanja transfer terdiri dari bagi hasil pajak dianggarkan sebesar Rp2.100.000.000 dengan realisasi 0,00 persen.

“Bantuan keuangan daerah provinsi atau kabupaten/kota sebesar Rp91.730.066.500 yang terealisasi sepenuhnya 100 persen,” kata Rafiq.

Untuk pembiayaan daerah, penerimaan pembiayaan sebesar Rp 72.008.020.489.

Pembiayaan daerah terdiri dari sisa lebih pembiayaan tahun 2022 sebesar Rp71.893.094.012 dan penerimaan pembiayaan bergulir sebesar Rp114.926.477.

Sedangkan pengeluaran pembiayaan tahun 2023 terdiri dari penyertaan modal Pemerintah Daerah sebesar Rp 630.000.000.

Bupati Aunur Rafiq menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Karimun dan DPRD untuk memastikan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah, demi kemajuan Kabupaten Karimun,” katanya.

Penulis: Ilfitra

BAGIKAN