Tanjungpinang (gokepri.com) – Seorang pedagang di Pasar Encik Puan Perak mengamuk lantaran merasa tidak mendapat tempat usai pasar tersebut direvitalisasi.
Pedagang tersebut adalah Mawardi yang mengaku sudah berjualan di trotoar pasar itu sejak puluhan tahun lalu. Mawardi mengamuk dan melemparkan kursi ke petugas yang melakukan penertiban pedagang.
Ia mengatakan sejak zaman Walikota Tanjungpinang di masa kepemimpinan Rahma, dia tidak mendapat kejelasan soal lapaknya yang dirobohkan.
Baca Juga: 430 Pedagang Sudah Daftar Lapak Pasar Encik Puan Perak
“Mana lapak saya, mana walikota yang janji-janji saja. Saya juga punya lapak di sini tapi tidak ada,” kata dia.
Ia mengaku, sudah lama berjualan di trotoar Jalan Gambir sejak lapaknya dibongkar.
“Saya cuma cari makan. Kalau dipindahkan lagi mau jualan di mana,” kata dia.
Pj Walikota Hasan menjumpai kakek tersebut dan melihat lokasi lapaknya yang sudah digusur. Hasan mengatakan akan berkoordinasi dengan BUMD dan mencari lapak baru di atas agar pedagang tersebut dirangkul.
“Kita akan cari lapak baru di atas dan kita koordinasikan dengan BUMD,” tutur Hasan.
Hasan berjanji semua pedagang akan mendapat lapak di pasar baru tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti









