Super Seller, Upaya Bukalapak Dongkrak Transaksi

Bukalapak tawarkan Super Seller
Salah seorang keluarga pemilik warung mitra Bukalapak.

Jakarta (gokepri.com) – Bukalapak mendorong transaksi agar naik signifikan lewat inisiatif Super Seller. Bukalapak meyakini transaksi bisa naik hingga 15 kali lipat dengan adanya program tersebut.

Sejak awal tahun ini, Bukalapak telah memutuskan untuk menerapkan satu tarif untuk layanan Super Seller-nya yaitu sebesar 0,5 persen. Sebuah nilai tarif termurah yang diberikan oleh platform e-commerce di Indonesia untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Program ini merupakan bagian dari upaya untuk terus mendukung perkembangan UMKM di Indonesia, terutama di masa sulit pandemi.

CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin mengatakan, Bukalapak selalu mengusung semangat keadilan ekonomi untuk semua orang di Indonesia. Penerapan tarif baru Super Seller ini merupakan langkah Bukalapak untuk mewujudkan semangat dan misi tersebut.

Super Seller adalah fitur layanan dari Bukalapak untuk membantu pelapak mendapatkan keuntungan lebih dari berjualan di platform Bukalapak. Pelapak cukup menyisihkan sebagian kecil dari hasil penjualan mereka.

Saat ini, ada lebih dari ratusan ribu pelaku UMKM yang terdaftar sebagai Super Seller di Bukalapak. Layanan Super Seller berpotensi membantu pelapak menaikkan transaksi hingga 15 kali lipat.

Baca juga: Kabar Merger Gojek Tokopedia, Aksi Bisnis Rp250 Triliun

“Selain itu, dalam waktu dekat kami juga bakal menggulirkan sejumlah inisiatif lainnya. Fokusnya pemberdayaan serta pengembangan program bagi para pelapak agar bisa terus mengoptimalkan kegiatan penjualannya,” kata Rahmat dalam siaran pers.

Rachmat mengatakan, selama 11 tahun berdiri, pihaknya terus mengembangkan teknologi dan terus melakukan inovasi. Upaya ini untuk mewujudkan misi di mana semua orang bisa melakukan jual-beli barang dan jasa secara adil.

Setiap orang punya kesempatan dan akses terhadap barang, jasa, atau pasar yang serupa. Tanpa perlu punya modal besar, harus tinggal di kota-kota besar, dan tanpa harus menunggu layanan perbankan.

“Saat ini kami mempunyai platform e-commerce paling inklusif dengan online marketplace Bukalapak dan aplikasi online-to-offline Mitra Bukalapak. Lewat platform kami, masyarakat dapat terkoneksi ke dalam perdagangan, langsung maupun melalui mitra kami,” katanya. (wan)

BAGIKAN