“Kami memiliki metode untuk memudahkan masyarakat untuk mengakses kami. Tidak ada hambatan, karena pola koordinasi kita dengan pemerintah dan aparat keamanan sudah baik,” kata Elan Pramudiansyah.
Camat Belakangpadang Yudi Admajianto mengatakan hal tersebut sebagai bentuk pengamanan dalam proses penyaluran BLT di pulau-pulau perbatasan.
“Dalam penyaluran bantuan ini kita tidak sendiri, kita juga melibatkan TNI-Polri, yaitu Babinsa dan Bhabinkamtibmas di setiap tim penyaluran untuk pengamanan. Selain itu, karena yang dibawa ini adalah uang negara,” kata Yudi saat dihubungi melalui sambungan telepon di Batam, Senin.
Pengamanan penyaluran BLT tidak hanya dilakukan di Belakangpadang saja, juga di beberapa pulau perbatasan, lainnya seperti Pulau Kasu, Pulau Pemping, Pulau Pecong, dan Pulau Terong.
Menurut dia, dalam proses penyaluran BLT di Belakangpadang tidak ada masalah. “Untuk penyaluran di Belakangpadang tidak ada masalah. Pengambilan di kantor kelurahan dan tetap ada pengamanan dari Satpol PP, Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” ujar dia.
Lebih lanjut, Yudi menyampaikan untuk penyaluran BLT di pulau-pulau perbatasan lainnya menggunakan kapal (boat).
“Untuk di pulau-pulau kita pakai dua boat, satu boat untuk dua kelurahan, yaitu kelurahan Kasu dan Pemping, dan satu boat lagi kelurahan Pencong dan Terong,” kata Yudi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Candra Gunawan









