Sri Soedarsono Kembali Pimpin PMI Kota Batam

sri soedarsono PMI Kota Batam
Ketua PMI Kota Batam Sri Soedarsono. (Foto: PMI Kota Batam)

Batam (Gokepri.com) – Sri Soedarsono kembali menjabat Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam periode 2020-2025 setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah kota VI, Sabtu 20 Februari 2020.

Musyawarah dibuka Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmajardi di Gedung PMI Kota Batam, Batam Centre.

Ketua PMI Provinsi Kepri Endy Maulidi mengapresiasi kepemimpinan Ibu Sri Soedarsono karena PMI Batam menjadi lebih baik.

“Ibu Dar juga sukses menyelamatkan PMI Batam yang hampir pailit di masa pandemi,” kata dia.

PMI Batam berhasil menggalang bulan dana PMI tahun 2020 dalam tiga bulan sebesar Rp1,1 miliar. “Motivasi Ibu Dar harus ditauladani,” sambung dia

Dia mengatakan tidak mudah mengemban amanah menjadi Ketua PMI, Karena PMI tidak hanya mengurusi kebutuhan darah, PMI juga terdepan dalam pengembangan sumberdaya, penanggulangan bencana dan masalah sosial kemanusiaan lainnya.

“Saya harap Ibu ketua bersama pengurus baru, untuk terus semangat berinovasi dan meningkatkan pelayanan dan membantu pemerintah dalam menanggulangi pandemic Covid-19, dan saya harap juga perlu didukung secara penuh oleh pemerintah kota Batam”

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmajardi terkesan dengan usaha PMI Batam untuk meningkatkan kemandirian organisasi dengan usaha-usaha strategis seperti penyediaan pelatihan, malam amal, bulan dana, dan sumber pemasukan lainnya.

“Saya harap juga kepada dr. Novia, M.Biomed, untuk terus berinovasi dalam pengembangan teknologi pelayanan kebutuhan baik darah, dan plasma konvalesen.

“Kami mohon maaf bantuan pemerintah yang dialokasikan untuk PMI Batam menjadi turun 50% di masa pandemi dikarenakan digunakan untuk penanggulangan pandemic Covid-19.”

Dia mengatakan Pemerintah Kota Batam paham betul dan sangat berterimakasih pada PMI Batam sebagai mitra pemerintah yang sangat membantu dalam penyediaan darah dan bahkan baru-baru ini PMI batam memiliki layanan baru untuk donor plasma konvalesen yang mana sangat membantu untuk pasien Covid-19 berat.

Di sela-sela sambutan, dr Didi juga menyampaikan tingkat positivitas di Batam untuk kasuk Covid-19 saat ini sudah menurun, dan berbeda dengan awal-awal kasus Covid-19 merebak yang kadang tiap minggu selalu membludak. “Saat ini kasus kita di Batam perlahan menurun, dan semoga ekonomi Batam semakin pulih,” ujar dia.

Di sela-sela muskot, pemberian penghargaan kepada relawan PMI, Putri Aisyah Kadir, Mahasiswa Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Padang, mendedikasikan sebuah e-book sebagai bahan ajar tambahan untuk peserta pelatihan pertolongan pertama.

E-book berbasis digital merupakan ebook pertama hasil karya relawan yang diterbitkan di PMI Kota Batam, yang merupakan salah satu terobosan unggul diantara PMI se –Indonesia.

E-book ini dilengkapi dengan inovasi fitur-fitur interaktif sebagai tutorial online, video pembelajaran, dan digital quiz yang dapat diakses kapanpun dan dimanapun.

Dalam melaporkan pertanggungjawabannya, Pengurus PMI Batam masa bakti tahun 2015 – 2020 Sri Soedarsono menuturkan, selama periode kerja 5 tahun di bawah kepemimpinannya PMI Batam terus melakukan peningkatan layanan kepalangmerahan, layanan siaga bencana, layanan sosial dan kesehatan.

Lalu pelayanan ambulance yang telah melayani 178 panggilan serta penguatan dan konsolidasi organisasi dan pembinaan sumber daya manusia pengurus, staf, dan relawan.

Dalam pelayanan pencegahan Covid-19 tahun 2020, PMI Batam telah melayani sekitar 75.313 penerima manfaat antara lain distribusi bantuan masker sebanyak 7026 masker medis dan 15.000 masker, 125 hazmat, dan 75.313 titik penyemprotan disinfektan pada area publik, angkutan umum, sekolah, dan rumah ibadah.

Program prioritas lainnya yang dijalankan adalah pelayanan donor darah. Dalam rentang 2016 -2020, jumlah donasi darah dari UDD PMI di Batam sebanyak 88.390 donasi dari target 90.000 donasi darah. “Yang berarti telah mencapai 80% keberhasilan dari target 2 % jumlah penduduk Batam, “Kata dr. Novia, M. Biomed, Direktur UDD PMI Kota Batam.

Ditambahkan Novia, UDD PMI Kota Batam juga telah terintegrasi dengan Sistem Informasi Donor Darah Nasional.

Sebagai kemandirian organisasi, PMI Batam juga menjalankan program pengembangan sumber daya melalui penyediaan pelatihan pertolongan pertama telah melayani 109 dari mitra Perusahaan, Instansi, Hotel, dan Komunitas dengan jumlah peserta training sebanyak 2588 orang, Bulan Dana PMI, dan kemitraan strategis seperti malam amal, charity golf, dan sumbangan kemanusiaan melalui pemotongan gaji secara sukarela dari perusahaan-perusahaan.

(can)

|Baca Juga: Mengenal Terapi Plasma, Donor Penyelamat Pasien Corona

Pos terkait