JAKARTA (gokepri.com) – Timnas Spanyol keluar sebagai juara Piala Dunia 2026. Tim Matador mengalahkan 10 pemain Argentina 1-0 lewat babak perpanjangan waktu di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) pagi WIB.
La Roja harus menunggu hingga babak tambahan waktu untuk memecahkan kebuntuan melalui gol pemain pengganti Ferran Torres pada menit ke-106. Ini menjadi gelar Piala Dunia kedua bagi Spanyol setelah menjadi juara 16 tahun lalu di Afrika Selatan.
Argentina pulang dengan tangan hampa. Sang megabintang Lionel Messi gagal mendapatkan Sepatu Emas Adidas karena tak bisa menambah koleksi golnya. Dengan delapan gol, Messi kalah dari Kylian Mbappe yang mencetak 10 gol sepanjang Piala Dunia 2026.
Sejak peluit awal dibunyikan, Spanyol langsung mengambil inisiatif menyerang. Pada menit kelima, Lamine Yamal melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti meneruskan umpan Dani Olmo. Namun, bola lebih dahulu diblok Lisandro Martinez sebelum diamankan Emiliano Martinez.
Gelombang serangan Spanyol berlanjut melalui Rodri, tetapi belum membuahkan hasil.
Spanyol membuat Argentina tak berkutik. Memasuki menit ke-15, tim asuhan Luis de la Fuente mendikte pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 63 persen. Untuk mendekati kotak penalti Spanyol saja Argentina kesulitan.
Peluang Spanyol kembali hadir pada menit ke-39 ketika Mikel Oyarzabal melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Emiliano Martinez kembali tampil sigap mengamankan bola. Empat menit berselang, tendangan keras Marc Cucurella masih melebar dari sasaran. Hingga empat menit tambahan waktu babak pertama berakhir, skor tetap bertahan 0-0.
Memasuki babak kedua, dominasi Spanyol terus berlanjut. Pada menit ke-64, Dani Olmo melepaskan tendangan mendatar yang sempat memantul, tetapi kembali mampu dihalau Emiliano Martinez.
Tiga menit kemudian, umpan Lamine Yamal ke kotak penalti disambut sundulan Pedri yang masuk sebagai pemain pengganti. Namun, bola kembali berhasil diamankan Martinez.
Pada menit ke-75, De la Fuente melakukan dua pergantian pemain, termasuk memasukkan Mikel Merino yang sebelumnya dua kali menjadi pahlawan kemenangan Spanyol saat menghadapi Portugal dan Belgia.
Tekanan Spanyol semakin intens. Menit ke-78, tendangan keras Pau Cubarsi masih mampu dimentahkan Martinez. Semenit kemudian, sundulan Aymeric Laporte juga kembali digagalkan sang kiper. Menjelang akhir waktu normal, tepatnya menit ke-89, Rodri mencoba peruntungan lewat tendangan jarak jauh, tetapi bola melenceng dari sasaran.
Drama terjadi pada masa tambahan waktu babak kedua. Pada menit 90+3, Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua setelah mengganjal kaki Pau Cubarsi yang hendak menghalau bola. Alhasil, Argentina harus bermain dengan 10 orang.
Tiga menit berselang, Leandro Paredes melakukan pelanggaran di depan kotak penalti. Eksekusi tendangan bebas Lamine Yamal yang mengarah ke pojok kiri atas gawang masih mampu ditepis Martinez. Hingga sembilan menit tambahan waktu berakhir, skor tetap imbang tanpa gol. Sepanjang dua babak, Argentina tak mencatatkan tembakan ke gawang Spanyol.
Memasuki babak extra time, Martinez kembali menjadi penyelamat Argentina. Pada menit ke-93, ia menepis sundulan Nico Williams dari dalam kotak penalti. Dua menit kemudian, Williams sempat membobol gawang Argentina, tetapi gol dianulir karena Merino lebih dahulu melakukan pelanggaran.
Peluang emas kembali diperoleh Spanyol pada menit ke-103 melalui sundulan Merino yang masih tipis melebar di sisi kiri gawang Argentina. Babak pertama perpanjangan waktu pun berakhir tanpa gol.
Kebuntuan akhirnya pecah pada awal babak kedua perpanjangan waktu, tepatnya menit ke-106. Ferran Torres yang masuk sebagai pemain pengganti sukses memanfaatkan umpan sundulan Nico Williams. Tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti gagal dibendung Martinez untuk membawa Spanyol unggul 1-0.
Pada menit ke-113, Torres kembali mencetak gol. Namun, wasit menganulirnya karena lebih dahulu berada dalam posisi offside.
Tertinggal satu gol Argentina walau bermain 10 orang tampil menyerang. Sejumlah peluang mereka dapatkandari sepak pojok Lionel Messi. Termasuk tendangan Giuliano Simeone menit ke 120+2 dari kotak penalti yang masih melambung.
Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Spanyol pun resmi menjadi juara Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Argentina dalam laga final yang berlangsung ketat dan harus ditentukan melalui babak tambahan waktu. *
(sumber: republika.co.id)









