BATAM (gokepri.com) – Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) dan Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam berantas kegiatan dan bangunan ilegal di sekitaran waduk.
Penertiban itu dalam rangka menjaga ketersediaan air di seluruh waduk.
“Kami bersama dengan Ditpam terus lakukan upaya edukasi dan penertiban. Karena tidak boleh ada aktivitas apapun di sekitaran waduk,” tegas Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam, Denny Tondano dalam keterangan persnya, Minggu 7 Mei 2023.
Ia menjelaskan, tanaman liar dan eceng gondok yang berada di Waduk Duriangkang, Waduk Tembesi dan Waduk Monggak akibat adanya aktivitas masyarakat, seperti tambak ikan maupun kegiatan pertanian.
Seperti Waduk Monggak yang beberapa tahun lalu, terdapat adanya aktivitas tambak ikan. Namun, tambak ikan itu sudah ditertibkan sejak tahun 2017 lalu.
Denny memastikan saat ini aktivitas masyarakat sudah tidak ada lagi di sekitaran waduk. Hal ini seiring dengan adanya program one day one target dari Ditpam BP Batam.
“Saat ini upaya penanganan waduk dari eceng gondok terus dilakukan. Dari tahun 2021 luasannya 600 hektar, tahun kemarin sudah tinggal 400 hektar,” jelasnya.
Ia mengatakan untuk proses pembersihan eceng gondok akan lebih intens dibandingkan kecepatan pertumbuhan eceng gondok. Harapannya, dalam beberapa waktu ke depan, proses pembersihan eceng gondok ini bisa teratasi.
“Karena tidak akan mungkin (pembersihan itu) selesai satu tahun. Kalau semua kita tumpahkan untuk pengerjaan itu, pengerjaan lain akan terbengkalai,” tuturnya.
Ia menambahkan, dalam pembersihan eceng gondok saat ini, sudah ada satu ekskavator amphibi sedang bekerja dan ditambah dengan harvester.
“kami berkeyakinan bahwa upaya dan strategi yang dilakukan bisa mengatasi permasalahan air baku yang terjadi,” kata dia.
Jika permasalahan air baku selesai maka kualitas, kuantitas dan kontinuitas suplai air bersih yang diterima pelanggan pun dapat tetap dipertahankan dan terjaga secara baik.
Baca Juga: Badan Usaha SPAM Batam Tambah 5 Truk Tangki Air
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Asrul Rahmawati









