Sempat Telantar, Ratusan Penumpang Tujuan Kuala Tungkal Akhirnya Berangkat

Para penumpang kapal Roro rute Batam-Kuala Tungkal memasuki kapal setelah menunggu sekitar 7 jam akibat ada kerusakan pada kapal, Kamis (4/4/2024) malam. Foto: Gokepri.com/Engesti

Batam (gokepri.com) – Sempat mengalami kerusakan dan membuat ratusan penumpang telantar, kapal Roro dari Batam tujuan Kuala Tungkal akhirnya berangkat.

General Manager PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Ferry Batam Nana Sutisna memastikan, kapal KMP Sembilang tujuan Batam-Kuala Tungkal aman saat berlayar.

“Kami mau pastikan kapal setelah aman saat berlayar setelah diperbaiki. Jadi nanti dicoba dulu kalau sudah aman baru bisa kami izinkan,” kata dia, Kamis 4 April 2024.

HBRL

Baca Juga: Kapal Roro Tujuan Kuala Tungkal Rusak, Ratusan Penumpang Terlantar

Ia juga menjamin kinerja kapal sudah baik sehingga meminimalisir kecelakaan pada saat pelayaran. Menurutnya, kerusakan kapal KMP Sembilang tujuan Kuala Tungkal karena masalah teknis.

Ia menjelaskan, selama ini KMP Sembilang selalu mendapat perawatan rutin. Bahkan berdasarkan pengakuannya, KMP Sembilang baru selesai docking bulan lalu.

“Ada trouble saja sebenarnya. Cuma karena ini perjalanan jauh hampir 12 jam kami ingin pastikan kapal aman,” kata dia.

ASDP juga tetap memenuhi kebutuhan para penumpang sembari menunggu kapal selesai diperbaiki. “Ada kompensasi tentunya,” kata dia

Pihaknya juga mengucapkan permintaan maaf kepada calon penumpang dan meminta untuk bersabar. Ia memastikan, para calon penumpang bisa berangkat malam ini juga. “Kami ingin pastikan keamanan para calon penumpang,” kata dia.

Sementara, Satria salah satu calon penumpang mengaku, kesal dengan kondisi dan situasi yang terjadi. Pasalnya, ia sangat berharap bisa berangkat ke Jambi hari ini. Namun tertunda akibat rusaknya kapal.

“Kasihan kami sudah rela datang ngantre dari pagi tapi sampai sore tak berangkat. Harus tanggung jawab lah operator kapal,” kata dia.

Ia mengaku, sudah menunggu di pelabuhan sejak pukul 11.00 WIB seharusnya kapal berangkat pukul 16.00 WIB namun sampai tengah malam belum juga berangkat.

Satria memang berencana mudik ke kampung halaman melalui jalur laut. Ia berangkat, dari Batam menuju Kuala Tungkal, Jambi dan nantinya menempu jalur darat menuju Palembang.

“Kami ingin setelah kapal berangkat keamanan kapal terjamin,” kata dia.

Kapal Roro rute Batam-Kuala Tungkal tersebut akhirnya berlayar setelah telat 7 jam dari waktu yang dijadwalkan. Salah satu penumpang, Mirna mengaku senang bisa melanjutkan perjalanan setelah menunggu lama.

“Alhamdulillah akhirnya bisa naik ke kapal,” kata dia.

Mirna bersama keluarga memilih mudik lewat jalur laut karena selain hemat suasana mudik lebih terasa jika ditempuh menggunakan kapal.

“Kalau naik pesawat mahal. Nggak terasa mudiknya. Kalau naik kapal seru,” kata dia.

Walaupun ia sempat kesal karena menunggu lama, ia mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut. Baginya, ketika kapal selesai diperbaiki semua kondisi dalam keadaan baik dan pelayaran berjalan lancar.

“Yang penting aman sampai tujuan,” jelas dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti

Pos terkait