Satuan Reskrim Polres Karimun Bekuk 4 Pelaku Curanmor, Sita 7 Motor Curian

Wakapolres Karimun Kompol Salahudin menginterogasi pelaku curanmor. (Ilfitra/gokepri.com)

KARIMUN (gokepri.com) – Satuan Reskrim Polres Karimun membekuk empat pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di tujuh lokasi yang berbeda. Dari tangan pelaku, polisi menyita tujuh unit sepeda motor hasil curian. Polisi juga menyita satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku untuk beraksi.

Empat pelaku yang diamankan polisi itu, masing-masing berinsial OI (26) yang merupakan otak pelaku dan merupakan residivis kasus narkotika dan Z (21). Polisi juga membekuk penadah barang hasil curian itu, yakni ZL dan AR.

Wakil Kepala Polres Karimun, Kompol Salahuddin didampingi Kasat Reskrim AKP Denny Hartanto memberikan keterangan pers pengungkapan kasus curanmor tersebut pada Selasa 2 Desember 2025.

Kompol Salahudin menjelaskan titik lokasi pencurian yang dilakukan pelaku diantaranya di wilayah Pelambung (Desa Pongkar), parkiran belakang SMAN 1 Karimun, Bidreach Studio serta kawasan Gold Coast, Coastal Area.

Tujuh unit sepeda motor yang menjadi barang bukti pencurian disita Polres Karimun. (Ilfitra/gokepri.com)

“Dari empat pelaku, yang menjadi otaknya adalah OI yang juga residivis kasus narkoba bersama rekannya Z,” ujar Kompol Salahudin.

Salahudin menyebut, modus pelaku adalah mereka mengincar lokasi-lokasi yang sepi dan lengang.

“Pelaku memanfaatkan lokasi yang lengang. Begitu dilihat lokasi sepi, pelaku kemudian membongkar motor yang menjadi sasaran menggunakan kunci T. Aksi ini tak menimbulkan korban kekerasan,” ungkapnya.

Dikatakan, motor curian tersebut dijual dengan harga yang sangat murah, hanya Rp2 juta hingga Rp2,5 juta per unit.

“Ini mengindikasikan bahwa motor-motor tersebut langsung dilempar ke pasar gelap tanpa peduli risiko, memperlihatkan betapa beraninya jaringan kriminal tersebut,” terangnya.

Polres Karimun mengimbau agar masyarakat segera meningkatkan kewaspadaan, memberikan pengamanan ekstra pada kendaraan dan tidak memarkir motor di tempat sepi.

“Diimbau kepada masyarakat Karimun agar tetap waspada dan berhati-hati, dengan memberikan pengamanan ekstra pada kendaraan dan tidak memarkir motor disembarang tempat,” pungkasnya.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait