Karimun (gokepri.com) – Sebanyak 4 unit rumah semi permanen di RT 01 RW 01, Kampung Harapan, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing ludes dimamah si jago merah, Sabtu, 17 Februari 2023 sekitar pukul 09.30 WIB.
Tiga dari empat rumah yang terbakar itu berpenghuni, sementara satu rumah dalam keadaan kosong.
Satu unit rumah milik Firman yang disewakan kepada Sopan Sopian.
Satu rumah lagi milik Sinaga yang disewakan kepada Keos.
Saat ini, Keos lagi berada di Papua. Di rumah itu hanya ada istri dan 5 anaknya. Pada saat kejadian, istrinya sedang ke luar rumah untuk bekerja.
Rumah lainnya milik Sinaga dalam keadaan kosong.
Sementara, rumah keempat milik almarhum Nelson Napitupulu yang ditempati Aldi.
Namun, saat ini Aldi tengah berada di Batam dan rumah dihuni abangnya. Saat kejadian, abangnya tengah di laut menangkap ikan.
Diduga sumber api berasal dari rumah yang dihuni Keos atau rumah kedua dari deretan rumah yang terbakar tersebut.
Kapolsek Tebing AKP M Djaiz di lokasi kebakaran mengatakan, pihaknya menerima informasi peristiwa kebakaran tersebut dari laporan masyarakat.
Begitu menerima informasi tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan BPBD dan Damkar Karimun dan bersama piket Polres serta Polsek Tebing melakukan olah TKP.
“Sampai saat ini kami masih memeriksa saksi-saksi untuk mengetahui darimana penyebab kebakaran ini,” ujar Djaiz.
Kata Djaiz, berdasarkan informasi sementara dari warga, sumber api berasal dari rumah kedua dari empat rumah yang terbakar.
“Hanya saja, kami belum mengetahui sumber api itu berasal dari apa,” ungkapnya.
Djaiz belum bisa memastikan berapa kerugian yang dialami warga akibat insiden kebakaran tersebut.
“Soal kerugian masih belum bisa ditaksir,” sebutnya.
Firman, salah seorang korban mengatakan, pada saat kejadian dia tengah berada di pasar.
Tiba-tiba ada temannya menghubungi kalau rumah miliknya yang berada di Kampung Harapan terbakar.
“Rumah itu saya kontrakkan kepada orang lain,” katanya.
Firman berharap kepada pemerintah agar membantu keluarga yang menjadi korban dalam peristiwa kebakaran tersebut.
“Kami berharap pemerintah bisa membantu para korban ini,” kata Firman.
Penulis: Ilfitra









