Rudi Yakin Pencari Kerja Baru yang Datang ke Batam Sudah Punya Tujuan

Pencaker
Antrean para pencari kerja di salah satu perusahaan di kawasan industri Mukakuning, Kota Batam, Provinsi Kepri. Beberapa waktu yang lalu

Batam (gokepri.com) – Sebagai daerah investasi dan pariwisata, Batam menjadi salah satu kota tujuan bagi para pencari kerja (pencaker). Tidak hanya pencaker dari Batam dan sekitarnya sendiri, tapi juga daerah lainnya di Indonesia.

Momen usai Lebaran biasanya dimanfaatkan para pencaker untuk datang mengadu nasib ke kota industri ini. Pasalnya, akan banyak lowongan pekerjaan baru usai Hari Raya Idul Fitri.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan pihaknya tidak dapat melarang orang untuk masuk atau mencari kerja di Batam. Sehingga siapapun Warga Negara Indonesia (WNI) dapat masuk ke Batam.

HBRL

Namun, Rudi yakin para pencaker dari daerah lain yang datang ke Batam pastinya sudah ada lowongan pekerjaan yang dituju. Hal itu tidak terlepas dari penyebaran informasi yang luas di media, sehingga seseoarng akan dengan dapat mudah mendapatkan informasi.

“Mereka (pencaker) datang ke Batam pasti karena sudah ada rencana yang akan dituju,” kata Rudi, Senin 9 Mei 2022.

Saat ini Pemko dan BP Batam terus berupaya untuk memulihkan perekonomian dan sektor lainnya. Dimana dalam dua tahun terakhir ekonomi tumbuh melambat dampak pandemi Covid-19.

Pemulihan ekonomi didorong, agar bisa memberikan lapangan kerja bagi pencaker. Upaya lain juga dibuat setiap tahunnya bagi pencaker lokal yaitu pelatihan kerja.

”Ini upaya kami dalam menekan angka pencaker dan meningkatkan daya serap pencaker di perusahaan. Pelatihan yang dibuat menyesuaikan dengan kebutuhan industri di Batam,” sebutnya.

Faktor lain yang diharapkan memulihkan kondisi adalah, kembali menggeliatnya wisman masuk ke Batam. Kemudahan yang sudah dikeluarkan diharapkan bisa membuat bisnis dan usaha yang tadi mati suri, kembali aktif.

”Sudah pasti kalau mereka aktif berusaha, akan ada serapan tenaga kerja di sana. Inilah upaya pemerintah. Selebihnya tergantung pengusaha dalam mengambil kesempatan ini untuk bangkit dan pulih,” jelas Rudi.

Tahun ini, pemulihan ekonomi diharapkan jauh lebih baik. Terutama di sektor pariwisata, yang selama dua tahun ini terpukul. Saat ini, pelabuhan sudah mulai hidup.

Meskipun belum semua pelabuhan internasional mendapatkan kesempatan menjamu wisman.

”Semakin membaik, maka akan ada dampaknya. Target saya tahun ini perkembangan jauh lebih dari sebelumnya. Semua pelabuhan kembali ramai menyambut datangnya ribuan wisman,” harapnya.

Penulis : Romadi

Pos terkait