Rudi Pastikan Asrama Haji Cukup Tampung Pasien Covid-19

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. (FOTO/gokepri.com/ard)

Batam (gokepri.com) – Pemko Batam mulai memindahkan pasien orang tanpa gejala (OTG) Covid-19 ke Asrama Haji Batam Center. Sebelumnya, pasien yang tidak bergejala tersebut menjalani isolasi mandiri di rumah.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan daya tampung Asrama Haji sejauh ini dipastikan masih mencukupi. Perkiraan bisa menampung hingga 900 pasien Covid-19, khusus yang OTG.

“Kalau sekarang masih cukup di Asrama Haji, jadi Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) masih belum digunakan,” kata Rudi, Jumat (28/5/2021).

HBRL

Rudi mengatakan biaya karantina untu pasien OTG tidak ditanggung oleh Pemerintah Pusat. Sehingga biaya makanan maupun akomodasi sepenuhnya akan ditanggung oleh Pemko Batam.

Menurutnya, untuk biaya makan setiap pasien dianggarkan Rp60-70 ribu per hari. Sedangkan biaya lainnya tidak termasuk, seperti untuk mencuci pakaian akan dilakukan pasien itu sendiri.

“Kalau mencuci baju kita minta mereka sendiri,” katanya.

Selain biaya tersebut, biaya lainnya menyangkut akomodasi para pasien OTG. Pihaknya akan melakukan penjemputan dari rumah ke tempat karantina.

Kebijakan ini akan diberlakukan dalam satu bulan ke depan. Selanjutnya pihaknya akan menganalisa, apakah tetap dilanjutkan atau tidak. Mengingat kemampuan anggaran yang kurang memadai.

“BP Batam juga ikut membantu dengan pengadaan asrama haji, saya sudah minta BP Batam buat surat ke Kementerian terkait. Karena tugas BP Batam sebenarnya bukan itu,” katanya.

(ard)

| Baca Juga : PENANGANAN COVID-19: Pemko Batam Siapkan Asrama Haji sebagai Lokasi Isolasi Mandiri

Pos terkait