Batam (gokepri.com) – Ribuan Jemaah memadati Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Batam, Kepulauan Riau, untuk melaksanakan salat Idul Adha Minggu 10 Juli 2022.
Meski masjid ini mampu menampung 25.000 jamaah tapi bagian dalam dan luar masjid tampak penuh. Badan jalan juga harus dipakai untuk memarkirkan kendaraan para jamaah.
Pelaksanaan salat Idul Adha tetap menerapkan protokol kesehatan. Usai menunaikan ibadah, para jemaah tidak langsung pulang. Mereka menyempatkan diri untuk mengabadikan momen di masjid terbesar se-Sumatera itu.
Sebagiannya lagi ada yang berjalan-jalan santai sambil mencari sarapan.
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Ahmad pun mengaku takjub dengan antusias ribuan jemaah.
“Luar biasa. Lebih kurang ada ribuan yang jemaah yang hadir. Ini artinya kondisi kita sekarang sudah mulai membaik dari COVID-19. Kegiatan keagamaan bisa kita lakukan kembali,” kata Amsakar Minggu 10 Juni 2022.
Amsakar mengatakan salat Idul Adha yang jauh pada 10 Juli 2022 sesuai dengan keputusan pemerintah. Ia juga menyebut tak masalah terkait perbedaan waktu dengan Arab Saudi mengenai waktu salat Idul Adha.
“Ada tempat-tempat di mana sudah terlihat bulan dan ada yang belum. Jadi ini tidak menjadi masalah,” kata dia.
Sementara salah salah satu jamaah, Fadli (28) mengaku, sengaja datang lebih awal untuk salat di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah.
“Tadi sampai sini pukul 7.30, sudah ramai takut tidak dapat tempat,” kata dia.
Ia setiap Hari Raya selalu datang melaksanakan salat di masjid Sultan Mahmud Syah. Masjid ini dipilih karena akses jalannya yang dekat dengan rumah.
“Rumah di Tunas Regency dekat juga dari rumah, setiap hari raya pasti ke sini,” kata dia.
Penulis: Engesti





