BATAM (gokepri.com) – Kepala Dishub Kota Batam Salim mengatakan sepanjang 2024 hingga Oktober retribusi parkir telah mencapai Rp8,6 miliar dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp15 miliar.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Kepulauan Riau terus mengoptimalkan 600 titik parkir yang ada di wilayah setempat guna meningkatkan capaian retribusi.
“Jauh lebih meningkat. Pada Oktober kita sudah Rp8,6 miliar. Ini yang bulan November masih kita tunggu dan cek berapa capaian. Kita terus berupaya agar ini meningkat. Kalau di Perda target Rp15 miliar,” kata Salim, Selasa 19 November 2024.
Baca Juga: Dishub Catat 442 Titik Parkir di Batam Berpotensi Retribusi
Pihaknya terus melakukan sosialisasi dan edukasi terhadap masyarakat dan juru parkir, dalam penerapan parkir berlangganan dan pembayaran parkir non tunai.
Dia mengatakan sedikitnya sudah ada sekitar 1.000 kendaraan yang ikut serta dalam parkir berlangganan.
“Ini program yang harus kita lakukan berbagai alternatif kita tawarkan ke masyarakat. Parkir non tunai sudah kita siapkan. Mau stiker langganan juga kami siapkan,” kata dia.
Salim menyampaikan juga ada potensi lahan parkir baru ada beberapa lokasi yang sudah mulai tumbuh.
“Kami tawarkan mereka parkir mandiri agar lebih enak dan wajib retribusi dalam perda. Maka di 2025 nanti ada kegiatan survei konsultan dengan survei potensinya, agar kita tahu, berapa potensi sebenarnya dengan kenaikan tarif saat ini, dan mungkin lokasi-lokasi baru yang punya pontensi baru untuk kami tarik retribusinya,” ujar Salim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








