Reses di Karimun, Anggota DPD RI Ismeth Abdullah Tampung Aspirasi Masyarakat Meral Kota

Anggota DPD RI Dapil Kepri, Ismeth Abdullah menyampaikan tugas dan fungsi DPD RI kepada masyarakat. (Ilfitra/gokepri.com)

KARIMUN (gokepri.com) – Anggota DPD RI daerah pemilihan Kepri, Ismeth Abdullah menjemput aspirasi masyarakat di RW 01 Kelurahan Meral Kota, Kecamatan Meral yang dilaksanakan di Gedung SDN 001 Meral, Ahad 8 Maret 2026.

Reses yang dilaksanakan mantan Gubernur Kepri pertama ini merupakan masa sidang III tahun 2025-2026. Ismeth turun ke Karimun didampingi istrinya, Aida Zulaika Nasution yang juga mantan anggota DPD RI periode 2004-2009 dan 2009-2014.

Kepada masyarakat RW 01, Ismeth menjelaskan bahwa tugas utama DPD RI adalah mewakili kepentingan daerah di tingkat pusat melalui fungsi legislasi, pengawasan, dan pertimbangan terkait otonomi daerah, hubungan pusat-daerah, serta pengelolaan sumber daya.

HBRL

“Tugas DPD RI itu adalah menyerap aspirasi masyarakat, melakukan pengawasan terhadap eksekutif dan menyusun undang-undang. Makanya tujuan saya turun ke Karimun adalah menyerap aspirasi dari bapak dan ibu semua. Ayo, kita tunggu aspirasinya,” ujar Ismeth.

Dikatakan, anggota DPD RI bekerja atas aspirasi masyarakat, untuk kegiatan reses dilaksanakan 5 kali dalam setahun dan untuk tahun ini pihaknya melaksanakan reses di 26 titik.

“Reses saya di tempat bapak dan ibu saat ini adalah reses ke 25 dari 26 titik yang kami agendakan,” ungkapnya.

Permintaan Ismeth agar masyarakat menyampaikan aspirasi bak gayung bersambut. satu per satu masyarakat mulai menyampaikan aspirasi mulai dari persoalan kesehatan, sembako hingga infrastruktur.

Salmiah misalnya, dia meminta agar Ismeth bisa menjembatani kepada pemerintah daerah untuk membantu biaya pemasangan pen di kakinya usai kecelakaan beberapa waktu lalu.

Dia menceritakan pernah mengalami kecelakaan dan ditanggung BPJS. Hanya saja, untuk operasi dan pengangkatan pen besi pihak BPJS tidak lagi.

Ketua RT 04 RW 01, Haji Batjok meminta kelanjutan pembangunan drainase sepanjang 60 meter yang sempat tertunda akibat wabah Covid-19 dan pemasangan lampu jalan atau penerangan jalan umum (PJU) di kampungnya.

Fairuz, warga lainnya juga mempertanyakan terkait bantuan sembako kepada masyarakat. Alasannya, karena harga sembako yang merangkak naik menjelang hari raya Idul Fitri.

Sementara, Ketua RW 01 Karlis meminta pembangunan gedung pertemuan masyarakat di RW 01. Dia menyebut, lahan untuk pembangunan gedung sudah ada yakni di kawasan Mushala Babussalam yang kebetulan dia juga sebagai ketua pengurus mushala.

“Kami sudah mengajukan proposal ke tingkat kabupaten hingga provinsi, lahan kami sudah ada dan surat-surat juga sudah lengkap. Tapi sampai saat ini belum ada jawaban dari pemerintah daerah,” ungkapnya.

Semua aspirasi masyarakat tersebut dijawab satu persatu oleh Ismeth Abdullah. Ismeth kemudian meminta Widodo selaku perwakilannya di Karimun untuk mencatat dan turun langsung dengan mendata dan melakukan survei semua informasi yang disampaikan masyarakat.

“Di Karimun ini saya punya perwakilan namanya Pak Widodo, silakan Pak Widodo data, survei dan foto semua yang disampaikan masyarakat nanti langsung akan kita tindak lanjuti. Terkait sembako, nanti sebelum Idul Fitri akan kita salurkan,” pungkasnya.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait