Puluhan Jenazah dari Tenggelamnya 17 Kapal Mulai Ditemukan

evakuasi korban kapal tenggelam

Pontianak (gokepri.com) – TNI AL yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban 17 kapal yang tenggelam di Perairan Kalimantan Barat, Selasa (20/7/2021). Cuaca buruk di Laut Natuna Selatan hingga Perairan Kepulauan Karimata pada Rabu (13/7) dan Kamis (14/7) pekan lalu mengakibatkan 14 kapal nelayan, 2 tugboat dan 1 yacht dilaporkan hilang, terdampar, hingga tenggelam. Terdapat 138 orang di 17 kapal nahas tersebut.

Komandan Lantamal (Danlantamal) XII Pontianak Brigjen TNI Marinir Andi Rukman selaku Koordinator Tim SAR TNI AL telah menyerahkan lagi hasil penemuan dan evakuasi korban oleh TNI AL. Penyerahan 2 korban selamat dan 5 jenazah yang ditemukan oleh KRI Kerambit-627 diserahkan kepada Kepala Kantor SAR (Kakansar) Pontianak, Yopi Karyadi, di Dermaga Umum Pelindo II Dwikora Pontianak, kemarin.

“Korban selamat bernama Aris (27) Asal Pontianak dan Maulana (20) nelayan dari Sungai Kakap. Keduanya merupakan ABK KM. Kawan Lama 999. Kedua korban yang selamat langsung dibawa ke Rumah Sakit Soedarso Pontianak. Sedangkan 5 korban meninggal dunia dievakuasi ke RS. Polri Anton Soedjarwo guna penanganan lebih lanjut,” jelasnya.

Danlantamal mengungkapkan, penemuan korban itu berawal dari pantauan udara pada Senin (19/07/21). Lettu Laut (P) Aditya Mulyarajasa Captain Pilot pesawat TNI AL CN235 MPA P-8305 menginformasikan adanya jasad terapung di antara puing-puing kapal kepada Asops Danlantamal XII dan unsur KRI yg melaksanakan pencarian.

Selaku koordinator SAR TNI AL, Danlantamal XII memerintahkan Asisten Operasi untuk berkoordinasi dengan KRI Kerambit-627 yang dikomandani Letkol Laut (P) Kurniawan Kus dan pilot Pesud CN 235 untuk melaksanakan pencarian dan pertolongan korban.

Selanjutnya, KRI Kerambit-627 menuju ke koordinat yg diberikan oleh unsur Pesawat Udara. KRI Kerambit-627 yang sebelumnya telah menemukan 1 jasad korban di perairan Pemangkat, langsung menuju lokasi dan menemukan serta mengevakuasi 6 korban hingga larut malam.

Hari berikutnya, usai menjalankan sholat Idul Adha, di tengah-tengah pelaksanaan SAR, menyisir puing-puing dan bangkai kapal terbalik, KRI Clurit-641 berhasil menemukan 1 jasad korban. Selanjutnya dievakuasi ke dermaga Pelindo II Dwikora Pontianak.

Hingga hari ke-7 pencarian, TNI AL telah mengerahkan 2 Pesawat Udara TNI AL CN 235 P-8305 dan Cassa NC212 P-8203 yang memiliki kemampuan intai maritim; 2 Kapal Perang KRI Kerambit-627 dan KRI Clurit-641 serta 2 Kapal Patroli KAL Lemukutan dan KAL Sambas dibantu 2 Sea Rider, Tim SAR Lantamal XII Pontianak.

Dengan mempertimbangkan masih banyak korban yang belum ditemukan dan permohonan keluarga korban, Kepala Kantor SAR Pontianak usia memimpin rapat evaluasi SAR, memutuskan untuk memperpanjang pelaksanaan operasi SAR hingga 3 hari kedepan (hingga jumat 23/07/21).

“TNI AL akan memaksimalkan kembali pencarian dan pertolongan korban dalam mendukung operasi SAR Gabungan dibawah koordinator Kakansar pontianak” Tegas Danlantamal XII.

Baca juga: 10 Kapal Illegal Fishing Ditenggelamkan di Laut Natuna Utara

Sejak digelarnya Operasi Pencarian dan Pertolongan, dari 138 korban, 83 orang telah ditemukan selamat, 22 orang dalam keadaan meninggal dunia, 33 orang masih dalam pencarian. (wan)

BAGIKAN