BATAM (gokepri.com) – Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam di bawah BP Batam, dioperasikan oleh PT Air Batam Hilir. Hal ini sudah ditetapkan oleh Kepala Badan Pengusaha Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam pada 1 Agustus 2022.
PT Air Batam Hilir sebagai mitra SPAM Batam, merupakan konsorsium dua perusahaan nasional yang bergerak dalam bidang pengelolaan air minum. Sebagai perusahaan penyelenggaraan operasi dan pemeliharaan, PT Air Batam Hilir hanya melaksanakan Operasi dan Maintenace atau pemeliharaan ini akan berjalan selama 15 tahun.
Terhitung sejak dikeluarkannya perjanjian kerja sama, PT Air Batam Hilir berperan sebagai mitra Pemerintah Daerah dalam hal ini Pemerintah Daerah Kota Batam.
Baca Juga: Ingin Membeli atau Menyewa Rumah? Pastikan Tagihan Airnya Lunas dengan Aplikasi Mobile SPAM Batam
“Selanjutnya tidak benar adanya kerugian yang dialami oleh PT Air Batam Hilir, karena banyaknya nilai yang harus diberikan ke BP Batam. Begitu juga halnya dengan kesulitan investasi yang dilakukan oleh PT Air Batam Hilir,” kata Corporate Communication PT Air Batam Hilir, Ginda Alamsyah.
Air Batam Hilir dalam kapasitas sebagai mitra pemerintah dalam hal operasi dan maintenace, terus melakukan perbaikan dan peningkatan pelayanan kepelanggan. “Ini merupakan tugas pokok kami dalam hal penyedian suplai air ke warga Batam,” ujar Ginda.
Dikatakan, pemenuhan akses air bersih bagi semua warga Batam tanpa terkecuali merupakan tantangan dan harapan yang harus dipenuhi. “Pemenuhan akses air bersih bagi semua warga Batam tanpa terkecuali merupakan tantangan dan harapan yang harus dipenuhi bagi kami, sehingga kualitas, kuantitas dan kontinuitas (K3) suplai air menjadi faktor utama yang terus kita upayakan pelayanannya,” sambung Ginda.
Kata “melayani” menjadi komitmen utama SPAM Batam, melalui PT Air Batam Hilir dalam mengoperasikan SPAM Batam. Sehingga K3 tersebut di atas menjadi Key Performance Indicator yang mutlak harus dapat kita penuhi secara maksimal tanpa terkecuali.
“Selain kualitas air yang kita berikan tersebut, fungsi layanan pelanggan menjadi perhatian harus juga kita penuhi,” ujar Ginda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti









