Proyek SPAM Bintan Dibiayai dari APBN 2022

Proyek SPAM Bintan
Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa dan Gubernur Kepri Ansar Ahmad meninjau landing point pembangunan Jembatan Batam Bintan di Teluk Sasah Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Jum'at (23/4). (Antara/Ogen)

Bintan (gokepri.com) – Pembangunan proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, akan dibiayai dari APBN 2022.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Badan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa proyek penyediaan air minum di Pulau Bintan memang jadi salah satu prioritas Pemerintah Pusat, selain jembatan Batam Bintan.

“Ada beberapa proyek prioritas pusat di wilayah Kepri, antara lain jembatan Batam Bintan dan SPAM,” kata Suharso, Sabtu (24/4/2021), di Bintan.

Kendati demikian, Suharso kunjungan kerja ke Kabupaten Bintan, Sabtu, tidak merinci lebih lanjut mengenai proyek tersebut, termasuk nominal anggaran yang dibutuhkan.

Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan SPAM Pulau Bintan rencananya mengoneksikan antara Waduk Kawal dan Waduk Gesek guna memenuhi kebutuhan air bersih warga Pulau Bintan (Tanjungpinang-Bintan).

Menurut Ansar, Waduk Kawal sebagai salah satu solusi pemecahan persoalan air baku di Pulau Bintan sampai saat ini belum beroperasi. Sementara Waduk Gesek dan Sungai Pulai yang selama ini jadi sumber air bersih di daerah itu, kapasitas airnya belum mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Maka itu, proyek SPAM yang didorong ke Pemerintah Pusat ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan air bersih di Pulau Bintan,” demikian Ansar.

Ansar yakin proyek SPAM ini akan terealisasi seiring dengan adanya kunjungan Menteri Suharso ke Kepri. (Can/ant)

|Baca Juga: Pasokan Air Bersih di Tanjungpinang Bertambah untuk 5.000 Rumah

BAGIKAN