PPK Sagulung Minta KPU Batam Tambah Dua Panel Pleno

panel pleno PPK Sagulung
Rapat pleno terbuka rekapitulasi suara di Tingkat Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Selasa (20/2/2024). Foto: Gokepri.com/Muhammad Ravi

Batam (gokepri.com) – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sagulung meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam untuk menambah panel rapat rekapitulasi pleno pemungutan suara.

Ketua PPK Kecamatan Sagulung, Hasan mengatakan pihaknya telah mengajukan surat ke KPU Kota Batam untuk penambahan 2 panel hingga total menjadi 6 panel di wilayah Kecamatan Sagulung.

“Situasi pleno di PPK Sagulung sampai saat ini masih berjalan. Kami sudah mengajukan surat ke KPU kota untuk penambahan panel kami rencana minta buka panel dua lagi totalnya jadi enam,” kata Hasan, pada Selesa, 20 Februari 2024.

Baca Juga: Rekapitulasi Penghitungan Suara di Tingkat Kecamatan Dimulai, Terbuka untuk Umum

Untuk diketahui, Kecamatan Sagulung menjadi wilayah yang paling banyak pemilih yakni 144.855 orang pemilih dengan 568 TPS. Dengan jumlah paling banyak pemilih dan TPS paling banyak, dikhawatirkan akan terjadi keterlambatan seperti tahun 2019.

KPU memberikan waktu selama dua pekan, sejak 16 Februari hingga 2 Maret untuk melakukan rekapitulasi di tingkat kecamatan.

“Sebenarnya rekapitulasi itu dari tanggal 16 (Februari) sampai tanggal 2 (Maret) tanggal 3 (Maret) itu rekapitulasi tingkat kecamatan,” katanya.

Namun, Hasan yakin dengan penambahan 2 panel pleno akan mempersingkat rekapitulasi suara di Kecamatan Sagulung. Pihaknya menyebut, apabila tambahan panel masih belum cukup, PPK akan mengajukan panel tambahan kembali.

“Kami upayakan cepat, tepat waktu makanya kami upayakan untuk penambahan dua panel lagi, jika itu tidak memungkinkan akan kami surati lagi KPU untuk dibukakan berikutnya,” katanya.

Sebelumnya, pihaknya juga mengalami kendala pada sistem informasi rekapitulasi (Sirekap) yang bermasalah atau eror.

“kemarin itu memang ada masalah di Sirekap web satu hari, ini dari kemarin sebenarnya sudah mulai berjalan, satu hari ini sudah mulai normal,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Muhammad Ravi

BAGIKAN