Batam (gokepri.com) – Polda Kepri melakukan rapid tes terhadap 1.128 personel pengamanan Pilkada Serentak 2020, Sabtu (5/12/2020). Pelaksanaan rapid tes itu berlangsung secara bergantian, hingga besok, Minggu (6/12/2020).
“Adapun personel yang melaksanakan rapid tes hari ini sebanyak 448 personel. Hasilnya, nonreaktif 433 dan reaktif 15 personel,” ujar Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt.
Harry menjelaskan, selain rapid tes, para personel juga mendapatkan peralatan pelindung diri. Di antaranya berupa masker, sarung tangan, face shield, hand sanitizer, obat-obatan, dan vitamin.
“Untuk personel yang reaktif, sampai saat ini menjalani penanganan di RS Bhayangkara dan pergantian. Sehingga semua anggota yang terlibat dalam pengamanan TPS dalam kondisi sehat dan bebas Covid-19,” jelasnya.
Selain rapid tes, Polda Kepri juga menggelar Apel Pergeseran Pasukan. Apel berlangsung di lobby utama Polda Kepri dengan tetap menjaga jarak sesuai protokol kesehatan.
Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman memimpin langsung Apel Pergesaran Pasukan. Hadir juga Perwakilan Kompolnas Irjen Pol (Purn) Pudji Hartanto, Wakapolda Kepri, dan Irwasda Polda Kepri. Kemudian Pejabat Utama Polda Kepri dan personel pengamanan tahapan pemungutan dan penghitungan suara.
“Selama pelaksanaan tugas pengamanan harus tetap menjaga keselamatan diri selama di perjalanan hingga sampai ke lokasi pengamanan. Jaga kesehatan dan tetap patuhi protokol kesehatan,” pesan Kapolda Aris.
Kapolda juga menegaskan agar para personel menjaga kehormatan diri dan institusi dari perbuatan tercela. Ia juga mengingatkan bahwa setiap personel Polri adalah petugas yang netral.
“Selama proses Pilkada, jangan sampai ada seorang pun yang berpihak pada salah satu paslon. Saya tekankan kembali agar bersikap netral dan tidak ada tawar menawar dalam hal ini,” tegasnya.
Sebelumnya, penyelenggara pemilu juga melakukan rapid tes anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan petugas ketertiban di TPS. Menurut Anggota KPU Kepri Widiyono Agung, hasil rapid tes menemukan 946 dari 21.007 KPPS dan petugas ketertiban reaktif Covid-19. Dari jumlah itu, terbanyak ada di Kota Batam, mencapai 559 orang.
“Pemeriksaan cepat melalui rapid test berlangsung pada 1 Desember 2020,” katanya. (zak)








