Batam (gokepri) – Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim membantah laporan Bloomberg yang menyebut Malaysia sedang mempertimbangkan izin operasional kasino kedua untuk proyek properti Forest City di Johor.
“Tidak benar, tidak benar. Izin kasino… Itu bohong,” tegas PM Anwar kepada wartawan sambil mengacungkan kedua tangan membentuk tanda X.
Pernyataan tersebut disampaikan PM Anwar untuk merespons pertanyaan wartawan terkait rencana pemberian izin kasino kedua di Forest City.
Baca Juga: Malaysia Pertimbangkan Buka Kasino di Forest City Johor
Sebelumnya, Bloomberg melaporkan bahwa PM Anwar bertemu dengan pendiri Berjaya, Vincent Tan, dan petinggi Genting Group, Lim Kok Thay, pekan lalu untuk membahas izin pembukaan kasino di Forest City.
Mengutip sumber anonim, Bloomberg menyebut bahwa kasino dinilai dapat menghidupkan kembali proyek properti senilai 100 miliar dolar AS itu.
Laporan Bloomberg turut menjelaskan bahwa perjudian merupakan salah satu sektor yang paling ketat regulasinya di Malaysia. Izin operasional kasino harus diperbarui setiap tiga bulan atas kebijakan Menteri Keuangan, yang saat ini dijabat oleh PM Anwar sendiri.
Genting diketahui sebagai pemegang tunggal izin kasino di Malaysia sejak 1969. Mereka mengoperasikan kasino tunggal di negara tersebut, yakni Resorts World Genting di Genting Highlands.
Selain di Malaysia, Genting juga mengelola bisnis kasino di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura.
Pada 2014, New Straits Times memberitakan bahwa Vincent Tan ingin menghidupkan kembali rencana pengoperasian kasino di Berjaya Hills Resort, Pahang.
Laporan tersebut menyebut bahwa Tan telah mengajukan izin untuk mengoperasikan kasino di Berjaya Hills sejak 2004, namun ditolak karena adanya protes dari berbagai pihak. FREE MALAYSIA TODAY
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








