PGN Pasok Gas untuk PLTMG Baloi, Ketahanan Listrik Batam-Bintan Makin Terjaga

PGN Gas PLTMG Baloi
PT PGN Tbk selaku Subholding Gas Pertamina memenuhi kebutuhan gas untuk PLTMG Baloi, Batam melalui infrastruktur pipa baja sepanjang 100 meter ke PLTMG Baloi. (Foto: Dokumentasi PGN)

Batam (gokepri.com) – PT PGN Tbk selaku Subholding Gas Pertamina memenuhi kebutuhan gas untuk PLTMG Baloi, Batam melalui infrastruktur pipa baja sepanjang 100 meter ke pembangkit tersebut.

PLTMG Baloi yang dibangun pada Maret 2021 merupakan bagian dari PT PLN Batam yang akan menopang sistem kelistrikan di wilayah Batam dan Bintan. Pembangunannya diperkirakan selesai dalam empat minggu. Kebutuhan volume gas bumi secara bertahap dan pada triwulan IV 2021 sebesar 1 – 5 BBTUD.

Beroperasinya PLTMG Baloi akan menambah produksi listrik sampai dengan 30 MW, mulai Desember 2021 dan mengurangi penggunaan pembangkit berbahan bakar minyak. Upaya itu juga dalam rangka Pertamina Go Sustainable untuk mendukung ketahanan sektor kelistrikan.

Penyaluran gas perdana dilakukan pada akhir September 2021 dan bersumber dari ConocoPhilips (Grissik) Ltd. (CPNGL), dengan harga gas sesuai Kepmen ESDM 135/ 2021.

Direktur Sales dan Operasi PGN, Faris Aziz menjelaskan bahwa PGN memegang komitmen untuk memberikan kehandalan supply gas, mengingat kebutuhannya dipakai untuk meningkatkan kapasitas pembangkit listrik.

“Adanya kebijakan harga dari pemerintah sesuai ESDM 135/ 2021, diharapkan dapat teralokasi secara maksimal dan dapat merasakan benefitnya secara nyata. Khususnya untuk menurunkan Biaya Pokok Penyediaan tenaga listrik, sehingga dapat fokus meningkatkan kapasitas untuk melayani masyarakat,” ujar Faris, Rabu (13/10/2021).

PGN sebagai subholding gas dan bagian dari Holding PT Pertamina (Persero), berkomitmen menjadikan sektor listrik sebagai salah satu dari program prioritas PGN. Dari segi volume, sektor kelistrikan memiliki porsi penyerapan gas bumi yang paling besar.

Oleh karena itu, PGN terus mengembangkan infrastruktur dan meningkatkan kualitas layanan gas bumi untuk kehandalan energi listrik seluruh wilayah di Indonesia serta untuk menciptakan clean dan green energy. (can)

|Baca Juga: Konsumsi Gas Industri Meningkat: PGN Jaga Kinerja Positif, Raup Laba USD196,5 Juta

BAGIKAN