Peserta UTBK 2026 yang Didiskualifikasi Boleh Daftar Jalur Mandiri

ilustrasi (internet)

JAKARTA (gokepri.com) – Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB). Prof Dr Ir Eduart Wolok ST MT menyampaikan bahwa peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) yang didiskualifikasi tetap bisa daftar seleksi mandiri perguruan tinggi negeri (PTN).

Adapun jenis pelanggaran yang membuat peserta UTBK didiskualfikasi tersebut contohnya adalah mencontek, memfoto soal, deteksi foto otomatis, foto tidak sesuai, dan dokumen tidak lengkap atau tidak sesuai.

“Tapi kalau yang lima pelanggaran ini, ini didiskualifikasi dari pelaksanaan UTBK, masih boleh untuk ikut di mandiri. Itu dibolehkan karena ini lebih bersifat individual gitu,” kata Eduart dalam konferensi pers Pengumuman SNBT 2026 yang digelar secara hybrid pada Senin (25/5/2026).

HBRL

Temuan Pelanggaran UTBK 2026
Ada berbagai macam temuan pelanggaran selama tes UTBK 2026 berlangsung. Jenis hukuman dibedakan menjadi dua yakni blacklist dan diskualifikasi (tidak diikutsertakan tes).

Berikut temuan pelanggaran yang dilakukan peserta sehingga membuat mereka didiskualifikasi:

1. Mencontek: 9 peserta
2. Memfoto soal: 1 teknisi ruang
3. Deteksi foto otomatis: 174 peserta
4. Foto tidak sesuai: 7 peserta
5. Dokumen tidak lengkap dan tidak sesuai: 1.560 peserta.

“Jadi itu pesertanya mengakui kalau misalnya memang terdapat pelanggaran. Nah karena ini pelanggaran maka hukumannya adalah diskualifikasi, tidak diikutkan dalam proses seleksi. Jadi tidak akan mendapatkan nilai UTBK,” tutur Eduart.

Sementara itu, jika pelanggaran termasuk ke dalam kecurangan seperti pengunaan alat yang dilarang dan joki, maka hukumannya adalah blacklist dari jalur mandiri dan jalur masuk PTN lainnya. Berikut temuannya:

1. Menggunakan joki sebagai peserta pengganti: 27 peserta
2. Menggunakan alat yang dilarang: 11 peserta.

“Ini yang melakukan pelanggaran di UTBK 2026. Jadi kalau yang tadi yang kecurangan tadi yang tersebut itu di blacklist,” katanya. *

(sumber: detik.com)

 

Pos terkait