Batam (gokepri.com) – Peserta dari Medan dan Aceh berhasil menjuarai Batam 10K kategori umum putra dan putri. Keduanya mendapat hadiah berupa uang tunai.
Lomba lari maraton Batam 10 K ini digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam dengan lokasi start dan finish di Santika Hotel Batam, Minggu 23 Juli 2023.
Hadiah untuk para pemenang diserahkan oleh Wali Kota Batam Muhammad Rudi bersama Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina Rudi, Ketua DPRD Kota Batam, Kepala Kejaksaan Negeri Batam, perwakilan Lanal Batam dan Kodim 0316 Batam.
Baca Juga: Batam 10K Disambut Antusias, Tahun Ini Disbudpar Buka Kategori Pelajar
Rudi mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta Batam 10K, termasuk juga peserta mancanegara yang ikut ambil bagian dalam Batam 10K. Ia berharap Batam akan dikenang terus lewat Batam 10K.
“Salam buat negaranya, bapak lagi bangun, silahkan untuk berkunjung ke Kota Batam,” ujarnya.
Berikut ini nama-nama pemenang Batam 10K. Katagori umum putri, Ina Lidya dari Aceh meraih juara pertama, juara dua diraih Vesta dari Medan dan juara ketiga Sira dari Tanjungpinang.
Juara satu kategori umum putra diraih pelari asal Medan Ongki, juara dua diraih Khairullah dari Batam.
Masing-masing pemenang kategori umum mendapatkan hadiah uang tunai Rp5 juta dan medali untuk juara satu, juara dua mendapat uang tunai Rp4 juta dan medali, juara tiga uang tunai Rp3 juta dan medali serta mendapat uang tunai Rp 2 juta dan medali untuk juara harapan.
Hadiah semi lansia 35-50 tahun, juara satu mendapat uang tunai Rp1,5 juta dan medali, juara dua uang tunai Rp1,25 juta dan medali dan juara tiga uang tunai Rp1 juta dan medali.
Hadiah katagori pelajar, juara satu mendapat uang tunai Rp1,5 juta dan medali, juara dua uang tunai Rp1.25 juta dan medali dan juara tiga uang tunai Rp1 juta dan medali.
Selain itu juga ada grand prize berupa satu unit sepeda motor listrik diraih Imam Munandar warga perumahan Oriana, Batam dan hadiah sepeda diraih Wahid Nur Alfirahman dari Tanjungpinang.
Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata mengatakan kegiatan olahraga berbalut pariwisata atau sport tourism ini digelar ketika Kota Batam baru beranjak dari persoalan pandemi Covid-19.
Tahun 2023 ini kegiatan Batam 10K diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah, mulai dari Aceh, Medan, Tanjungpinang, Batam, dan sebagainya.
“Dari mancanegara mulai dari Singapura, Malaysia, India, Skotlandia, dan banyak lagi,” ucapnya.
Ardi mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang telah mendukung kegiatan ini.
Melalui sebuah video, Menparekraf, Sandiaga Uno memberikan apresiasi kepada Pemko Batam melalui Disbudpar Kota Batam atas inovasi, kolaborasi dan adaptasi dalam menyelenggarakan kegiatan Batam 10K yang merupakan event lari maraton berstandar internasional sejauh 10 K yang diselenggarakan secara tahunan.
Peningkatan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya kesehatan serta naiknya angka kunjungan wisatawan ke Batam merupakan beberapa manfaat yang dapat dirasakan dari sebuah penyelenggaraan event sport.
“Saya harap kegiatan ini dapat menjadi penggerak pemulihan ekonomi nasional melalui sektor Parekraf,” ucapnya.
Selain lomba lari 10 kilometer, event Batam 10K ini juga dimeriahkan dengan senam zumba bersama Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina Rudi dan penampilan marching band Bahana Barelang Batam binaan Disbudpar Batam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Asrul Rahmawati









