Aksi berlangsung sepuluh menit. Seorang aktivis perempuan mendapat penanganan medis setelah turun.
JAKARTA (gokepri) – Pesan tentang krisis iklim, bencana, dan biaya hidup dibentangkan dari puncak Monumen Selamat Datang hingga area kolam Bundaran HI. Enam aktivis Greenpeace Indonesia kemudian dievakuasi aparat gabungan.
Spanduk berlatar kuning itu membentang dari bagian atas monumen hingga area kolam di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Aksi berlangsung pada Selasa pagi, sekitar pukul 06.05–06.15 WIB, dengan pesan mengenai dampak bencana, biaya hidup, dan seruan penanganan krisis iklim.
Aksi tersebut bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Baca Juga: Protes Biaya Hidup di Prancis Meluas ke Italia, Belgia hingga Portugal
Polres Metro Jakarta Pusat bersama unsur TNI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengevakuasi keenam aktivis tersebut. Mereka terdiri atas dua perempuan dan empat laki-laki.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Reynold E.P. Hutagalung mengatakan seorang aktivis perempuan terlihat lemas saat turun dari monumen. Petugas kemudian membawanya dengan ambulans ke klinik Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya untuk mendapat penanganan medis.
“Kami mengutamakan keselamatan jiwa raga kepada saudara-saudara kita yang sedang mengekspresikan pendapatnya di atas Patung Selamat Datang,” kata Reynold.
Proses evakuasi melibatkan kepolisian, Kodim 0501 Jakarta Pusat, serta Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat. Polisi juga menyiagakan enam ambulans untuk membantu penanganan para aktivis.
Di sisi lain, polisi mengingatkan bahwa aksi penyampaian pendapat perlu memperhatikan keselamatan dan ketertiban umum. Reynold menyatakan kepolisian menghormati hak masyarakat menyampaikan pendapat di muka umum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998.
Persoalan lain muncul karena Monumen Selamat Datang berada di kawasan Bundaran HI yang berstatus cagar budaya. Menurut Reynold, Bundaran HI telah ditetapkan sebagai struktur cagar budaya melalui Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 271 Tahun 2024, sedangkan perlindungannya juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.
“Kami mengimbau kepada saudara-saudara kami yang akan menyampaikan pendapat agar tidak mencederai perjuangan dalam ekspresi ataupun penyampaian pendapat di muka umum,” ujar Reynold.
Polisi masih akan menelusuri cara para aktivis mencapai bagian atas monumen. Reynold mengatakan penyelidikan akan mencakup pemeriksaan rekaman kamera pengawas atau CCTV untuk mengetahui waktu dan proses mereka naik ke lokasi tersebut.
Tanggapan Gubernur DKI
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo angkat bicara terkait aksi Greenpeace Indonesia yang membentangkan dua spanduk raksasa berisi kritik terhadap penanganan krisis iklim dan kenaikan biaya hidup di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa pagi.
“Jakarta ini atau Indonesia ini adalah negara demokrasi. Yang seperti itu tentunya kami memberikan penghormatan dan apresiasi. Tetapi yang paling penting jangan kemudian mengganggu ketertiban umum,” kata Pramono saat dijumpai di salah satu hotel Jakarta Pusat.
Pramono pun berharap spanduk tersebut kini sudah diturunkan karena dapat mengganggu ketertiban di Jakarta.
“Sekarang ini saya dengar mereka mudah-mudahan untuk segera turunkan (spanduknya). Jangan sampai ketertiban kita terganggu,” ungkap Pramono.
Pada hari yang sama, mahasiswa dan kelompok masyarakat sipil juga dijadwalkan menggelar demonstrasi di kawasan Tugu Proklamasi dan Tugu Tani, Jakarta Pusat.
Aksi yang melibatkan BEM Universitas Indonesia, BEM Seluruh Indonesia, serta kelompok yang tergabung dalam Komite Sadar (Selamatkan Daulat Rakyat) itu diperkirakan diikuti sekitar 500 orang di kawasan Tugu Tani, dengan tuntutan mengenai krisis lingkungan, korupsi, kebebasan berpendapat, dan mahalnya biaya layanan publik. ANTARA
Baca Juga: Anak Indonesia Tertekan di Ruang Digital dan Rentan Dampak Krisis Iklim
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News







