Pendatang Ramai Urus Pindah Domisili ke Batam Demi Cari Kerja

urus pindah domisili ke batam
Antrean di Disdukcapil Batam untuk mengurus pindah domilisi ke Batam. Foto: Gokepri.com/Engesti

BATAM (gokepri.com) – Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam mengalami lonjakan permohonan pengurusan pindah domisili.

Banyak warga luar Batam atau pendatang yang memutuskan untuk pindah ke Batam dengan harapan mendapatkan peluang kerja yang lebih baik.

Kepala Disdukcapil Kota Batam Heryanto mengatakan sepanjang tahun 2024 ini pihaknya mengurus sebanyak 26.443 pendatang agar disetujui menjadi warga Kota Batam.

Baca Juga: Anggota Dewan Kritik Pelayanan Disdukcapil Batam

Data tersebut terakumulasi pada 12 kecamatan se-Kota Batam, yang mengajukan surat datang itu ada 15.413 surat.

“Paling banyak karena cari kerja, pindah kerja dan melanjutkan pendidikan,” kata dia, Senin 24 Juni 2024.

Pengajuan berkas pindah datang terbanyak ada di kecamatan Sagulung yakni sebanyak 4.736 permohonan. Lalu Batam Kota 4.706 permohonan dan Kecamatan Sekupang sebanyak 4.436 permohonan.

“Paling banyak karena mencari kerja ke Batam, ” tuturnya.

Selain warga yang pindah datang, Disdukcapil Batam juga menerima berkas pindah keluar dari warga Kota Batam. Jumlah warga Batam yang pindah keluar Batam ini jauh lebih sedikit dibandingkan warga pendatang yang masuk ke Batam.

“Jadi banyak yang mengadu nasib di Batam,” kata dia.

Berdasarkan catatannya ada 10.119 permohonan dengan jumlah yang pindah sebanyak 19.522 orang. Adapun alasan mereka pindah ke luar Batam karena rumah dan juga karena pindah pekerjaan.

Heryanto menegaskan, dalam mengeluarkan izin pindah datang maupun pindah keluar, pihaknya tidak sembarangan. Berkas yang diserahkan akan diverifikasi terlebih dahulu. Mulai dari catatan administrasi pendukung hingga pencocokan data.

Salah satu warga, Siti Nurhaliza, yang tengah mengurus surat dari Pekanbaru ke Batam, menyatakan bahwa alasan ekonomilah yang mendorongnya untuk pindah.

“Saya sudah lama mencari pekerjaan di Pekanbaru, tapi masih belum menemukan yang sesuai. Teman-teman saya banyak yang pindah ke Batam dan mendapatkan pekerjaan dengan cepat, jadi saya berharap bisa mendapatkan keberuntungan yang sama,” kata Siti.

Hal serupa diungkapkan oleh Ahmad Fauzi, yang memutuskan pindah ke Batam. ” Di Batam gajinya luamyan, industri juga banyak. Saya berharap di Batam segera mendapatkan pekerjaan yang layak,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti Fedro