Pemko Pastikan Proyek Revitalisasi Masjid Agung Tak Bermasalah

revitalisasi masjid agung batam
Revitalisasi Masjid Agung Batam Center hampir rampung. Foto: Gokepri.com/Engesti

Batam (gokepri.com) – Pemerintah Kota Batam memastikan proyek revitalisasi Masjid Agung Batam Center tak bermasalah. Termasuk isu sejumlah pekerja proyek yang mogok kerja.Target penyelesaian masjid pun dipastikan rampung akhir tahun 2023.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Masjid Agung Batam Center Rahmad mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Batam sudah melakukan kontrak bersama PT Adhi Karya.

“Tak ada mogok. Tapi saya sudah pastikan ke mereka jangan sampai ada kendala pengerjaan masjid ini,” kata Rahmad, Jumat 16 Juni 2023.

HBRL

Baca Juga: Belum Gajian, Pekerja Proyek Masjid Agung Batam Mogok Kerja

Pemko Batam berupaya menyalurkan termin kepada PT Adhi Karya tepat waktu. Semua tanggung jawab sudah diserahkan ke pemenang tander tersebut.

Rahmad mengatakan revitalisasi masjid ini menghabiskan anggaran yang tidak sedikit. Pemko Batam menghabiskan anggaran Rp168 miliar.

“Anggaran sudah terserap kurang lebih Rp50 miliar. Kami berupaya tidak ada kendala dari segi anggaran. Jadi kami juga mohon tidak ada masalah juga untuk pekerja dan mandor ini,” kata Rahmad.

Sebelumnya, Puluhan pekerja revitalisasi Masjid Agung Batam Center mogok kerja karena gaji belum dibayar. Para pekerja mengaku, gaji mereka belum dibayar sejak tiga minggu lalu.

“Sejak tiga minggu lalu gaji kami belum di bayar. Belum ada kejelasan,” kata salah satu pekerja yang tak ingin disebut namanya Jumat 16 Juni 2023.

Ia mengatakan awalnya para pekerja dijanjikan gajian per tiga minggu sekali. Namun dikurangi kembali menjadi dua hari sekali, begitu terus sampai para pekerja akhirnya tak dibayar sama sekali. Akibatnya para pekerja melakukan mogok kerja.

“Kami putuskan mogok kerja,” kata dia.

Saat dikonfirmasi, perwakilan PT Adhi Karya, Muhammad Andi mengatakan, pihaknya sebagai penanggungjawab sudah memberikan hak para pekerja secara keseluruhan, melalui mandor proyek.

“Terkait belum dibayarkan pekerja dan mogok nya pekerja dari kami menginformasikan bahwa terkait hal ini sudah selesai ya,” kata dia saat dihubungi Jumat 16 Juni 2023.

Ia menjelaskan mandor bertanggung jawab atas gaji pekerja. PT Adhi Karya hanya berperan sebagai perantara dalam proses tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti

Pos terkait