Batam (gokepri.com) – Puluhan pekerja revitalisasi Masjid Agung Batam Center mogok kerja. Para pekerja mengaku, gaji mereka belum dibayar sejak tiga minggu lalu sehingga mereka pun mogok kerja.
“Sejak tiga minggu lalu gaji kami belum dibayar. Belum ada kejelasan,” kata salah satu pekerja yang tak ingin disebut namanya Jumat 16 Juni 2023.
Ia mengatakan, awalnya para pekerja dijanjikan gajian per tiga minggu sekali. Namun dikurangi kembali menjadi dua hari sekali, begitu terus sampai para pekerja akhirnya tak dibayar sama sekali. Akibatnya para pekerja melakukan mogok kerja.
Baca Juga: Atap Masjid Agung Batam Center Terbakar
“Kami putuskan mogok kerja,” kata dia.
Saat dikonfirmasi, Perwakilan PT Adhi Karya Muhammad Andi mengatakan, pihaknya sebagai penanggungjawab sudah memberikan hak para pekerja secara keseluruhan, melalui mandor proyek.
“Terkait belum dibayarkan pekerja dan mogoknya pekerja dari kami menginformasikan bahwa terkait hal ini sudah selesai ya,” kata dia saat dihubungi Jumat 16 Juni 2023.
Ia menjelaskan bahwa mandor bertanggung jawab atas gaji pekerja. PT Adhi Karya hanya berperan sebagai perantara dalam proses tersebut.
Pihaknya juga mengklaim pekerja yang mogok itu sudah bekerja kembali seperti biasa. “Pekerja sudah dibayarkan dan pekerja juga bekerja normal,” kata dia.
Sebelumnya, pada September 20202 lalu Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam Suhar mengatakan revitalisasi bangunan masjid ini akan dikerjakan dengan nilai anggaran Rp167 miliar selama tiga tahun ke depan.
Suhar berharap tidak ada kendala ketika pengerjaan mulai berlangsung hingga finalisasi.
Renovasi yang akan dilakukan meliputi perbaikan bangunan lama, penambahan parkir bawah tanah atau basement, pembangunan plasa masjid, pembuatan koridor baru, serta penambahan bangunan untuk keseimbangan sisi utara dan selatan.
“Bangunan utama tidak diubah total. Hanya ada beberapa perbaikan dan penambahan. Kubah yang sekarang berbentuk limas akan dibuat menjadi bulat,” ujarnya.
Tempat parkir basement dibuat dengan harapan dapat mengurangi jumlah kendaraan yang parkir di tepi jalan sekeliling masjid. Area parkir masjid nanti didesain dapat menampung sekitar 178 kendaraan roda empat dan 108 kendaraan roda dua.
“Nanti kita juga akan pasang pagar keliling. Jadi hanya ada dua pintu masuk,” kata dia.
Menara masjid juga rencananya akan ditambah menjadi lima, sesuai jumlah rukun islam. Saat ini masjid yang sebelumnya dikenal dengan nama Masjid Raya Batam tersebut hanya memiliki satu menara.
“Satu di antaranya akan dibangun setinggi 100 meter, lengkap dengan lift. Bisa difungsikan sebagai menara pandang juga nantinya,” kata Suhar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti








