Pelantar Kuning Penyengat Mau Roboh, Belum Ada Anggaran untuk Perbaikan

pelantar kuning penyengat
Warga sedang melintas di Pelantar Kuning, Jumat (2/2/2024). Foto: Gokepri.com/Engesti

Tanjungpinang (gokepri) – Kondisi Pelantar Kuning Penyengat sangat memprihatinkan. Banyak tiang penyangga yang patah dan beberapa bagian pelantar sudah keropos seperti mau roboh.

Kondisi seperti ini sudah terjadi sejak bertahun-tahun dan belum ada perbaikan sampai sekarang. Masyarakat dan pengguna jasa di lokasi itu sering mengeluh dengan kondisi pelantar tersebut.

“Bahaya sekali. Kalau orang tua yang kurang hati-hati bisa tercebur ke laut,” kata Wawan, warga Penyengat, Jumat 2 Februari 2024.

Baca Juga: Revitalisasi Pulau Penyengat Tahap Pertama Rampung, Telan Rp20,8 M

Ia berharap, pemerintah daerah memerhatikan kondisi Pelantar Kuning dan segera melakukan perbaikan atau revitalisasi. Sebab, Pelantar Kuning itu adalah satu-satunya akses menuju Pulau Penyengat.

“Kalau bisa ini diperbaiki. Kan mau jual Penyengatnya, kalau pelantarnya aja seperti ini bagaimana wisatawan mau nyaman,” kata dia.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang Zulhidayat mengatakan saat ini belum ada anggaran untuk perbaikan atau revitalisasi Pelantar Kuning Penyengat. Ia mengatakan revitalisasi pelabuhan itu akan menggunakan anggaran dari pemerintah pusat.

“Kalau dari DAK (Dana Alokasi Khusus) daerah tidak ada. Tapi kita usahakan dulu,” kata dia.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah tidak sanggup jika harus memperbaiki keseluruhan pelantar. Meski ada alokasi daerah, nominal untuk perbaikan terlalu besar.

“Belasan miliar itu. Jadi kita tunggu dari pusat,” kata dia.

Ia meminta, masyarakat agar berhati-hati jika ingin menyeberang lewat pelantar tersebut. Ia juga menimbau kepada masyarakat agar tidak parkir di atas pelantar.

“Pelantar itu didesain tidak untuk parkir. Jadi kalau cuma untuk orang lewat masih kuat,” kata dia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti